Erik Bangun Prakasa: 90 Persen Masyarakat dan Pengguna Jalan di Kabupaten Bandung Sudah Patuhi Protokol Kesehatan

Kasatlantas Polresta Bandung Erik Bangun Prakasa berfoto di Kantor Pelayanan Laka Lantas Satlantas Polresta Bandung.

NOTIF.ID, KABUPATEN BANDUNG – Satlantas Polresta Bandung mengapresiasi pengendara kendaraan bermotor di wilayah Kabupaten Bandung yang sudah semakin sadar menerapkan protokol kesehatan dalam berkendara.

Kasatlantas Polresta Bandung Kompol Erik Bangun Prakasa menuturkan, tingkat kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan sudah mencapai 90 persen. Artinya, kata dia, masyarakat di Kabupaten Bandung sangat patuh terhadap imbauan penerapan protokol kesehatan di masa pandemi.

“Tingkat kesadaran masyarakat sudha baik. 90 persen sudah patuh,” ujar Erik di Soreang, Senin 21 September 2020 saat meresmikan Ruang Pelayanan Laka Lantas 96 Satlantas Polresta Bandung.

Kata Erik, Satlantas Polresta Bandung setiap harinya membagikan 1500 buah masker bagi para pengendara dan pengguna jalan di Kabupaten Bandung sata melakukan operasi Yustisi. Setidaknya selama seminggu, Satlantas Polresta Bandung sudah membagikan 1000 buah masker ke masyarakat.

Baca Juga:   Tak Bermasker, Puluhan Pengendara Kendaraan Bermotor di Sumedang Terjaring Razia di Bundaran Binokasih

“Pembagian masker ini salah satu kewajiban dan tugas kami untuk melindungi masyarakat dari tertularnya Covid-19. Apalagi ini juga tugas kami untuk menertibkan masyarakat yang tidak patuh untuk menerapkan protokol kesehatan,” kata dia.

Erik tetap mengimbau agar pengendara mobil tetap menggunakan masker meski tak mengangkut penumpang. Sebab, penggunaan masker sudah menjadi aturan wajib bagi masyarakat di masa pandemi Covid-19.

“Aturannya wajib. Mau itu sendiri atau ada penumpang harus dipakai. Pemakaian masker juga sudah jadi gaya hidup. Kami akan tegur kalau mendapatkan pengendara yang tidak pakai masker,” kata dia.

Selain itu untuk menekan potensi penularan Covid-19 di ranah Lalu Lintas, Satlantas Polresta Bandung juga telah membangun bangunan pelayanan Laka Lantas yang representatif dengan mengedepankan protokol kesehatan.

Baca Juga:   Kapolda Jabar Salurkan 500 Paket Sembako ke Warga Soreang Secara Door to Door

“Bangunan pelayanan Laka Lantas ini dibangun dengan sekat-sekat antara penyidik dan pemeriksa. Sehingga dalam hal peyanannnya meminimalisir penulaan Covid-19,” kata dia.(put/ras)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here