Berikan Pernyataan Tegas, Arab Saudi Akan Dukung Palestina Merdeka

Ilustrasi dua orang sedang menibarkan bendera Palestina. (Foto: net)

NOTIF.ID, KAIRO – Dalam sebuah pernyataan, Kerajaan Arab Saudi menegaskan untuk mendukung rakyat Palestina dalam melakukan upaya mencapai solusi yang adil dan komprehensif untuk mendirikan negara Palestina merdeka.

Dilansir dari Republika yang mengutip Arab News, Rabu, 16 September 2020. Disebutkan bahwa Kerajaan Saudi memberikan sebuah pernyataan tertulis:

“Kabinet mencatat, Kerajaan Saudi mendukung rakyat Palestina dan mendukung semua upaya mencapai solusi yang adil dan komprehensif atas masalah Palestina yang memungkinkan rakyat Palestina mendirikan negara Palestina merdeka di perbatasan tahun 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya,” sebut pernyataan Kerajaan Saudi.

Dikatakan sebagaimana keputusan legitimasi internasional dan Prakarsa Perdamaian Arab, Negara Yaman pun turut menegaskan tidak akan menormalkan hubungan diplomatik dengan Israel.

Menteri Luar Negeri Yaman, Mohammed Al-Hadrami menegaskan, tidak akan menormalkan hubungan diplomatik dengan Israel sampai Palestina mendapat pengakuan sebagai negara berdaulat dengan Yerusalem sebagai ibukota.

“(Yaman) akan selalu mendukung (rakyat Palestina) sampai mereka mencapai hak-hak mereka yang tidak dapat dicabut,” katanya.

Ini seperti yang digambarkan di bawah Prakarsa Perdamaian Arab yang diusulkan Arab Saudi.

Negara Yaman pula menegaskan akan terus mendukung perjuangan Palestina. Rakyat Yaman akan terus membela hak-hak rakyat Palestina.

Pemerintahan Houthi, yang tidak diakui oleh komunitas internasional, juga menolak kesepakatan yang dimediasi Amerika Serikat (AS) itu.

“Sebagai Republik Yaman, pendirian kami atas perjuangan Palestina dan hak-hak saudara Palestina adalah sama dan tidak akan berubah,” kata al-Hadhrami.

Sejauh ini, negara yang sepakat untuk menormalisasi hubungan dengan Israel bertambah satu negara. Pada Jumat kemarin, Bahrain menjadi negara Teluk kedua yang menormalisasi hubungan dengan negara pendudukan Israel setelah Uni Emirat Arab (UEA) melakukan langkah serupa sebulan lalu.

Uni Eropa menyambut baik pembentukan hubungan diplomatik antara Bahrain dan Israel yang ditengahi AS menyusul perjanjian serupa Israel dan UEA.

Uni Eropa menekankan adanya komitmen berkelanjutan untuk mempromosikan solusi dua negara yang diperjuangkan PBB terkait konflik Israel-Palestina. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here