Sensasi Pedas Iwak Pe Yu Sinto Bikin Lidah Bergetar

Sajian menu ikan pe di kedai Ikan Pe Yu Sinto Jember.(Kusbandono/notif.id)

NOTIF.ID, JEMBER – Bagi penggemar kuliner ikan pe di Jember, Iwak Pe Yu Sinto bisa jadi rujukan paling mumpuni dan layak di coba. Ikan Pe yang terkenal pipih tersebut hanya dapat dijumpai di daerah pesisir laut utara terutama Tuban, Lamongan, Gresik serta Surabaya.

Sensasi ikan pe yang menggugah selera sangat digemari banyak kalangan. Kuliner ikan pe yang identik dengan ikan asapan yang dimasak dengan kuah santan tersebut ternyata agak susah ditemui di wilayah pesisir selatan seperti Jember sehingga tidak jarang para penggemar ikan pe kesulitan.

Sinto Sofiadin adalah salah satu penggemar berat kuliner ikan pe yang kesulitan menjumpai masakan favoritnya di Jember, maka dirinya berinisiatif membuka warung dengan menu khusus ikan pe. Iwak Pe Yu Sinto nama warung tersebut.

“Ini dilatarbelakangi oleh kegemaran saya makan iwak pe yang tidak bisa dihilangkan sejak saya di Surabaya dan Probolinggo, lalu empat tahun lalu saya buka warung khusus ikan pe di Jember,” kata Sinto mengawali ceritanya kepada Notif di Warung Iwak Pe Yu Sinto yang berlokasi di Perum darma alam R 5 Kaliwates, belakang Roxy Mall Jember, Senin 7 September 2020.

Tidak butuh waktu lama bagi Sinto untuk menarik penggemar iwak pe di Jember dan sekitarnya, penggemar ikan pe yang diasapi tersebut rata-rata dari pendatang dan luar kota Jember. “Antusias penggemar ikan pe sangat tinggi, sejak saya buka sampai sekarang bisa menghabiskan 300 porsi ikan pe,” tambahnya.

Terdapat dua varian menu ikan pe asapan yang disediakan oleh warung Iwak Pe Yu Sinto, yaitu Iwak Pe Kuah dan Iwak Pe Penyet. “Untuk yang kuah kita sajikan dengan kuah santan yang dibumbui pedas serta ditambahkan buah blimbing sayur sehingga terdapat rasa asem yang menonjol disamping sensasi pedasnya,” papar Sinto, perempuan yang asli Probolinggo tersebut.

Ikan Pe tersebut langsung didatangkan dari Surabaya dalam bentuk sudah asapan (setengah matang), karena jenis ikan yang pipih ini tidak ada di Jember. “Kita datangkan ikannya dari Surabaya, karena kalau di Jember ikannya lebih kecil irisannya, beda dengan yang dari pantura,” sambungnya.

Menu yang kedua berupa lalapan ikan pe, yang disajikan dengan cara sambal penyet. Ikan pe asapan yang telah digoreng matang tersebut lalu dilumuri sambal dan ditambah sayur berupa terong, daun kemangi dan timun. “Dua-duanya banyak yang minta pedas, tapi kita menyesuaikan permintaan pelanggan, minta pedas, sangat pedas juga bisa,” ungkapnya.

Harga untuk dua menu tersebut juga relatif terjangkau, Iwak Pe Kuah Rp 15.000 per porsi, sedang Iwak Pe Penyet seharga Rp 13.000 per porsi dan nasi Rp 3.000. “Rata-rata penggemar iwak pe kebanyakan dari luar kota Jember dan masyarakat pendatang. Bahkan sempat ada yang dari Malaysia makan di sini,” pungkasnya.(kus/ras)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here