Mirisnya! Belum Sampai Tersentuh Program Rutilahu, Rumah Milik Pasutri di Cimanggung Sumedang Ini Ambruk

Rumah milik pasutri di Cimanggung, Sumedang ambruk rata dengan tanah. Rumah ini sama sekali belum tersentuh program Rutilahu Pemkab Sumedang.(kiki andriana/notif.id)

NOTIF.ID, SUMEDANG – Ade Suganda (75) dan Siti Solihat (58), pasangan suami istri yang berprofesi sebagai buruh tani di Dusun Cinangka, RT 02/04, Desa Cimanggung, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, hanya bisa pasrah saat rumah yang ditinggalinya selama bertahun-tahun roboh rata dengan tanah akibat sudah lapuk.

Untungnya, insiden ambruknya rumah milik pasangan suami istri tersebut tidak sampai menyebabkan korban jiwa.

Informasi yang diterima Notif, Kamis 3 September 2020, rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang berukuran 3×6 meter itu terbuat dari bilik yang kini sudah rata dengan tanah itu dibiarkan terbengkalai. Pemilik rumah terpaksa harus menumpang tinggal di rumah salah satu anaknya yang tak jauh dari lokasi kejadian.

“Kejadiannya pada Rabu 2 September 2020, sekitar pukul 17.00 WIB,” kata Suryadi (40), seorang anak dari pasutri tersebut kepada Notif melalui sambungan selular.

Menurut Suryadi, kondisi kayu penahan atap rumah milik orang tuanya itu sudah lapuk tidak kuat menahan genting.

“Rumahnya juga memang sudah lama reyot, kondisinya sudah sangat lapuk, jadi ambruk,” ucapnya.

Saat kejadian, kata dia, kedua orang tuanya tengah berada di rumah miliknya yang tak jauh dari lokasi kejadian.

“Alhamdulillah, saat kejadian Bapak sama Ibu tengah berada di rumah saya, jadi selamat,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, sebelum kejadian pun pihaknya sudah melihat tanda-tanda rumah milikk kedua orang tuanya itu terlihat akan roboh.

“Rumahnya sudah terlihat akan roboh makanya kedua orang tua saya berikut perabotan yang ada di dalam rumah sudah kami amankan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” tuturnya.

Dikatakan Suryadi, rumah kedua orang tuanya itu belum tersentuh program rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang bersumber dari dana pemerintah.

“Belum pernah tersentuh, padahal rumah tersebut sudah sangat tidak layak untuk dihuni,” bebernya.

Ditambahkan dia, pihaknya menyebutkan jika kedua orang tuanya tersebut belum mendapatkan bantuan dari pemerintah setempat. “Belum, baru sore tadi ada Bhabinkamtibmas Polsek Cimanggung memberikan bantuan makanan,” kata dia.

Meski begitu, Suryadi berharap ada bantuan dari pemerintah untuk membantu untuk membangun kembali rumah milik kedua orang tuanya itu. “Mudah-mudahan ada bantuan dari pemerintah,” tutur dia.(put/ras)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here