Yena Mengaku Deg-degan dan Tak Bisa Tidur Jelang Pendaftaran Paslon Bupati Bandung 2020, Ini Alasannya

Bakal calon bupati Bandung dari PDI Perjuangan, Yena Iskansar Ma'soem.(wisnu saputra)

NOTIF.ID, KABUPATEN BANDUNG – Bakal calon bupati Bandung dari PDI Perjuangan Yena Iskandar Ma’soem mengaku deg-degan dan tak bisa tidur menjelang pendaftaran pasangan calon bupati/wakil bupati Bandung 2020, Jumat 4 September 2020.

“Ini kontestasi pertama kali buat saya. Tentu deg-degan. Enggak bisa tidur juga. Kelihatan ya matanya merah,” kata dia seusai bersilaturahmi dengan Pimpinan Pondok Darul Maarif KH Sofyan Yahya di Cigondewah, Kecamatan Margaasih, Kamis 3 September 2020.

Meski deg-degan dan tak bisa tidur, namun Yena mengaku itu bukan masalah. Untuk mendaftar, dirinya sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan Atep Rizal, pendampingnya.

“Tetap semangat. Walau kurang tidur juga sudah biasa. Tidak ada masalah,” kata dia.

Rencananya Yena bersama Atep akan mendaftar di KPU Kabupaten Bandung sebagai pasangan calon bupati/wakil bupati Bandung 2020, ba’da Salat Jumat, besok.

Sebelum berangkat, kata dia, dirinya akan menggelar doa bersama dengan Keluarga Besar Al Ma’soem, para pendukung, dan simpatisan di Komplek Pemakaman Keluarga Al Ma’soem di Dangdeur, Rancaekek, sebelum pelaksanaan salat Jumat.

“Nanti habis ziarah ke makam ayah lalu berdoa bersama, dilanjut salat Jumat di masjid yang ada di sana dan baru berangkat ke KPU Kabupaten Bandung. Kami dilepas dari rumah dengan doa,” kata dia.

Sementara itu, perwakilan Keluarga Besar Al Ma’soem Dadang Ma’soem menuturkan, jika keluarga besar telah mendukung dan memberikan doa kepada Yena untuk melangkah di kontestasi Pilbup Bandung.

“Doa keluarga besar akan menyertai Bu Yena. Besok juga rencana ada sekitar 300 orang yang akan mengantar Bu Yena mendaftar ke KPU,” kata dia.

Dadang turut mengaku ikut deg-degan jelang pendaftaran Yena. Namun, hal itu ia anggap wajar. Sebab, dari Keluarga Al Ma’soem baru Yena lah yang serius maju di pemilihan kepala daerah.

“Ikut deg-degan juga, dan itu wajar bagi kami. Tapi pasti lebih deg-degan Bu Yena yang menjadi pelaku dan yang akan bertarung di Pilbup Bandung,” kata dia.

Dadang mengatakan, majunya Yena di Pilbup Bandung 2020 adalah bentuk ikhtiar Keluarga Al Ma’soem yang ingin berkontribusi menjadikan Kabupaten Bandung lebih baik. Kendati demikian untuk hasilnya, Keluarga Besar Al Ma’soem menyerahkan kepada Allah SWT.

“Kalau memang diberikan jalan untuk jadi bupati oleh Allah, ya akan jadi. Kalau tidak ya ikhlas. Kami serahkan seluruhnya kepada Allah,” ucapnya.(put/ras)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here