Puluhan Pedagang dan Pengunjung Pasar Minggu Unpad Terjaring Razia Karena Tak Mengenakan Masker

Petugas tengah merazia pengguna sepeda motor yang tak mengenakan masker di Pasar Minggu Unpad, 16 Agustus 2020.(kiki andriana/notif.id)

NOTIF.ID, SUMEDANG – Puluhan warga terjaring razia oleh Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Jatinangor, di Pasar Minggu Unpad, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, lantaran tidak mengikuti protokol kesehatan yang diberlakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Minggu 16 Agustus 2020.

Pantauan Notif di lokasi, satu per satu warga yang berjalan kaki, dan pengendara sepeda motor yang tidak memakai masker saat melintas di kawasan tersebut langsung diberhentikan petugas untuk ditindak.

“Hari ini, sebanyak 31 orang warga diberikan sanksi teguran lantaran tidak menggunakan masker,” kata Camat Herry Dewantara di lokasi.

Ia menyebutkan, berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi kaitan dengan penanganan Covid-19 pada Maret 2020 hingga saat ini masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, diantaranya mengenai masker, mencuci tangan, berkerumun, dan jaga jarak. Kemudian, lajut Herry, dengan kondisi tersebut terbit Perbup Sumedang nomor 74 tahun 2020 yang berkaitan dengan sanksi kepada warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga:   Jelang Penerapan Sanksi Denda Tanpa Masker di Sumedang, Gugas Imbau Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

“Pandemi Covid-19 belum berakhir, diharapkan dengan terbitnya Perbup Sumedang ini tingkat penyebaran Covid-19 di Sumedang bisa diatasi, dan tidak ada lagi klaster-klaster baru, baik di lingkungan sekolah maupun di pasar tumpah, dan pusat keramaian lainnya,” kata dia.

Sejak diberlakukannya penindakan sanksi ini, kata Herry, pihaknya telah melaksanakan penegakan sanksi ringan berupa lisan dan tertulis, sanksi sedang dengan penahanan KTP, sanksi sosial, dan sanksi berat berupa denda sebesat Rp150 ribu.

“Dendanya bervariatif, tergantung tingkat pelanggarannya dan lokasi yang dilanggar. Lokasi disini (Pasar Minggu Unpad) kan berbeda dengan lokasi perusahaan,” ujar Herry.

Meski begitu, tambah Herry, dengan diterbitkannya Perbup Sumedang ini, diharapkan masyarakat akan sadar bahwa Covid-19 belum berakhir.

Baca Juga:   Puluhan Pengendara Motor Tak Bermasker Terjaring Razia di Baleendah

“Mari kita jaga dengan kesadaran diri untuk menyelamatkan kyarag, tetangga, dan yang lainnya. Insya Allah, kalau kita berdisiplin diri dengan sendirinya Covid-19 akan hilang,” kata dia.

Sementara itu, Surya, salah satu warga yang terjaring razia mengatakan, pihaknya mengaku tidak tahu bakal ada razia masker di pasar minggu Unpad.

“Maskernya ketinggalan di rumah. Maskernya dicuci, jadi enggak dipakai,” ucapnya.

Mulyana, warga lainnya yang juga terjaring razia menuturkan tidak menggunakan masker karena memakan helem.

“Tadi sudah pake masker, bawa 2 masker malah, namun gara-gara memakai helm, jadi maskernya dicopot,” tuturnya.(kia/ras)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here