Bupati Sumedang Melarang Warga Merayakan Perlombaan 17 Agustus yang Mengundang Kerumunan Massa

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir.(dok. kiki andriana/notif.id)

NOTIF.ID, SUMEDANG – Akibat pandemi Covid-19, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir melarang warganya untuk menggelar seluruh perlombaan 17 Agustus dan kegiatan perayaan HUT RI ke-75.

Politisi partai berlambang Kabah itu menyebutkan kegiatan perayaan HUT RI dapat mengundang kerumunan massa. Sehingga, kata dia, dikhawatirkan terjadi adanya lonjakan kasus positif Covid-19.

“Kami tidak dapat mengizinkan kegiatan perayaan 17 Agustus, karena khawatir terjadi penyebaran Covid-19. Lebih baik kami tiadakan kegiatan yang mengundang banyak orang,” ucap Dony Ahmad Munir di Sumedang, Sabtu 15 Agustus 2020.

Dony menyebut akan melakukan pemantauan ke lapangan terkait perayaan 17 Agustus. Pemantauannya, lanjut dia, akan dilakukan langsung oleh Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang.

Baca Juga:   Inspiratif! Setengah Abad Lebih Mengabdi, Abah Ii Suparlan Bertekad Dedikasikan Diri Menjadi Anggota Linmas Seumur Hidup

“Kami sudah ada tim yang akan mobile, berkeliling menertibkan warga, termasuk pengenaan denda administratif untuk penerapan sanksinya,” tutur Dony.

Kemudian, menurut Dony, di beberapa titik ada juga tim yang stationer, seperti operasi zebra tilang.

“Sanksi tersebut tertuang dalam peraturan Bupati (Perbup) nomor 74 tahun 2020 tentang sanksi administratif terhadap pelanggaran tertib kesehatan dalam pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru (AKB), dan penanggulangan Covid-19,” kata dia

Ditambahkan Dony, dirinya juga telah menyiapkan tim dari Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) untuk melakukan patroli kewilayahan di setiap kecamatan.

“Jadi nanti ada tim gabungan kabupaten, dan ada tim gabungan di kecamatan untuk berpatroli dibeberapa titik dilakukan oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP dan Sub Denpom pun ikut. Untuk kabupaten saja jumlahnya 120 personel, itu belum lagi di tingkat kecamatan,” katanya

Baca Juga:   Perlombaan 17 Agustus yang Berpotensi Menyebabkan Kontak Fisik Dilarang untuk Diselenggarakan

Lebih lanjut, Dony mengatakan, tim Satgas Covid-19 akan menindak tegas jika ada warga yang tetap akan menggelar perayaaan Agustusan dengan keramaian.

“Akan kami efektifkan itu, sehingga rakyat terlindung dari penyabaran Covid-19, dan tingkat kepatuhan warga masyarakat meningkat,” ujarnya.

Meski begitu, Dony meminta kepada warganya agar tidak melakukan kegiatan yang sifatnya mengundang keramaian pada peringatan HUT RI.

“Saya mohon pengertiannya kepada masyarakat tidak mengadakan kegiatan rame-rame pada perayaan Agustusan, karena kondisinya masih pandemi Covid-19,” pungkasnya.(kia/ras)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here