Polisi Masih Dalami Penyebab Robohnya Tower SUTET yang Menewaskan Empat Orang Pekerja di Tanjungsari Sumedang

Tower SUTET milik PLN roboh mengakibatkan empar orang pekerja tewas.(ist)

NOTIF.ID, SUMEDANG – Penyelidikan kasus kematian empat pekerja pembongkaran tower emergency saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) terus dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Sumedang.

Kepolisian setempat terus mendalami penyebab terjadinya empat pekerja yang tewas akibat terjatuh dari tower emergency SUTET listrik di Dusun Pasir Angin, Desa Margaluyu, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu 12 Agustus 2020, sore.

Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Yanto mengatakan, hasil penyelidikan sementara, polisi belum menemukan bukti adanya kelalaian dari kejadian runtuhnya tower emergency SUTET listrik hingga menewaskan empat pekerja itu.

“Saat ini sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi robohnya tower emergency SUTET listrik tersebut, namun masih perlu penyelidikan lebih lanjut terhadap saksi yang ada di lokasi. Saat ini, kami belum memeriksa saksi untuk menentukan ada atau tidaknya kelalaian yang dilakukan pekerja tersebut,” ucap Yanto kepada sejumlah wartawan, di lokasi kejadian, Kamis 13 Agustus 2020.

Yanto mengatakan, pihaknya juga masih butuh waktu untuk bisa menetapkan tersangka dalam kejadian ini, sebab saat ini belum ada saksi yang bisa dimintai keterangan lebih lanjut dalam kejadian jatuhnya tower emergency SUTET listrik ini.

“Saksi masih berduka dan fokus mengerus jenazah para korban,”ucapnya.

Kendati demikian, lanjut Yanto, pihaknya saat masih memasang police line di sekitar lokasi kejadian. Bahkan, ujar dia, hingga saat ini pihaknya belum mengamankan barang bukti dari kejadian tersebut

“Kami masih menunggu saksi ahli konstruksi untuk mengetahui ada atau tidaknya kelalaian baik dari sisi alat maupun konstruksi tanahnya,” ucapnya.

Ssebelumnya, empat pekerja berinisial WN (42), A (26), Y (40), dan MS (60). WN dan A, warga Desa Cisitu, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, tewas setelah tower emergency SUTET listrik setinggi 30 meter di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat roboh saat dibongkar, Rabu 12 Agustus 2020.(kia/ras)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here