Jumlah Tenaga Kesehatan di Sumedang yang Sudah Jalani Tes Covid-19 Belum Mencapai 50 Persen

drg. H. Rahmat Juliadi. M.H. Kes, Anggota Komisi III DPRD Sumedang, juga Ketua Bapemperda DPRD Sumedang, Jawa Barat. (Ist)

NOTIF.ID, SUMEDANG – Anggota Komisi III DPRD Sumedang, Rahmat Juliadi meminta Pemerintah Kabupaten Sumedang, memperbanyak pemeriksaan tes Covid-19 kepada tenaga kesehatan yang bertugas di kabupaten tersebut.

Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, pihaknya sudah banyak menerima keluhan dari tenaga kesehatan terkait swab test yang masif.

“Ya, sejak awal teman-teman tenaga kesehatan baik yang bertugas di RSUD Sumedang maupun yang bertugas di Puskesmas mengeluhkan sedikitnya pemeriksaan yang dilakukan kepada para tenaga kesehatan. Padahal mereka adalah garda terdepan yang menangani pasien,” ucap Rahmat Juliadi kepada Notif melalui pesan singkat, Kamis 13 Agustus 2020, malam.

Sebelumnya, ujar Rahmat, tes yang dilakukan pun hanya sebatas rapid test yang tingkat akurasinya sangat rendah, dan sekarang sudah tidak direkomendasikan untuk dipakai lagi. Meski saat ini mulai dilakukan test swab kepada tenaga kesehatan (nakes), namun belum dilakukan secara menyeluruh.

“Sampai saat ini belum 50 persennya nakes di Sumedang yang dilakukan tes. Ini sebetulnya sedikit terlambat, tapi masih jauh lebih baik daripada tidak sama sekali,” kata dia.

Rahmat berharap agar Pemkab Sumedang untuk terus meningkatkan test swab secara massif terhadap semua tenaga kesehatan, baik yang bertugas di RSUD Sumedang maupun yang di Puskesmas,

“Mereka adalah garda terdepan yg menjadi tulang punggung pelayanan kesehatan di Sumedang,” tutur Rahmat Juliadi.

Sebelumnya diberitakan, kasus positif Covid-19 di Sumedang, Jawa Barat telah menembus 54 kasus hingga Kamis 13 Agustus 2020.

Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang mencatat ada penambahan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 14 kasus.

“Hari ini dilaporkan ada penambahan 14 kasus baru konfirmasi positif, sehingga total konfirmasi positif menjadi 54 kasus,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang, Iwa Kuswaeri Kuswaeri dihubungi Notif melalui sambungan selular.

Iwa menyebutkan, 14 kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan real time polymerase chain reaction (PCR).

“Dari 14 orang itu, 11 diantaranya tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Sumedang. Rinciannya, 3 orang dokter, 6 orang perawat, 1 orang petugas farmasi, 1 karyawan bagian administrasi. Sementara 3 orang lainnya merupakan hasil pelacakan masif di puskesmas,” tuturnya.(kia/mrb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here