Resmi Jadi Tersangka Kasus Postingan ‘IDI Kacung WHO’, Jerinx SID Terancam Lima Tahun Penjara

Jerinx SID.(instagram/@jrxsid)

NOTIF.ID, DENPASAR – Penggebuk Drum band punk asal Bali, Superman Is Dead, I Gede Arti Astina atau lebih akrab dipanggil Jerinx, ditetapkan sebagai tersangka atas kasus postingan “IDI Kacung WHO”. Jerinx resmi ditahan oleh pihak kepolisian.

“Kita tahan,” kata kata Dirkrimsus Polda Bali Kombes Kus Yuliar Nugroho seperti dikuti dari detikcom, Rabu 12 Agustus 2020. ‘

Menurutnya, Jerinx telah diperiksa sebagai tersangka mulai hari ini. Pemeriksaan kepada Jerinx dilakukan di Mapolda Bali.

Jerinx ditetapkan jadi tersangka di kasus ujaran kebencian. Jerinx dilaporkan oleh IDI Bali terkait posting-an ‘IDI Kacung WHO’.

Udah… udah (tersangka), dia memenuhi panggilan sebagai tersangka, udah kita periksa, terpenuhi alat bukti, terpenuhi unsur deliknya,” kata Kus Yuliar Nugroho.

Menurut Kus, polisi menegaskan sudah memegang bukti-bukti dalam menetapkan Jerinx sebagai tersangka. Jerinx disangkakan melanggar UU ITE.

“Sudah, dari hasil posting-annya tanggal 13 dan 15, kemudian saksi, ahli terutama ahli bahasa,” kata nya.

Kus Yuliar mengatakan posting-an Jerinx dinilai melanggar UU ITE. Dia terancam hukuman 5 tahun penjara.

Jerinx telah mengakui dia membuat posting-an itu. Dia juga telah meminta maaf sebagai bentuk simpati kepada dokter-dokter IDI.

“Saya benar minta maaf sebagai bentuk empati saya kepada kawan-kawan IDI karena saya ingin menegaskan saya sekali lagi, saya tidak punya kebencian, saya tidak punya menghancurkan atau menyakiti perasaan kawan-kawan di IDI,” kata Jerinx di Mapolda Bali, Kamis 6 Agustus 2020.

Jerinx menegaskan posting-annya soal ‘IDI Kacung WHO’ murni merupakan kritik sebagai warga negara.(*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here