Pelaksanaan Pilkades Serentak di Sumedang Ditunda, Ini Alasannya 

Ilustrasi Pilkades Serentak
Ilustrasi Pilkades Serentak.(ist)

NOTIF.ID, SUMEDANG – Penyelenggaraan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabuparen Sumedang yang sebelumnya dijadwalkan akan digelar pada 8 November 2020 terpaksa ditunda.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menuturkan, penundaan pelaksanaan Pilkades Serentak itu masih belum diketahui samppai kapan.

“Iya, pelaksanaan Pilkades serentak di Sumedang dipastikan ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan,” ucap Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir dihubungi Notif via pesan singkat, Selasa 11 Agustus 2020.

Dony menyebutkan, keputusan ini diambil untuk menyikapi surat Menteri Dalam Negeri terkait imbauan penundaan pilkades serentak dan pemilihan kepala desa antar waktu (PAW) di tengah pandemi Covid-19.

“Keputusan ini untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran Covid-19,” tuturnya.

Baca Juga:   Pilkades Serentak di Sumedang, BPD dan Perangkat Desa yang Tidak Netral Bisa Diberhentikan

Kendati demikian, menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, hingga kini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumedang hendak berkonsultasi dulu ke Kemendagri berkaitan dengan kabupaten yang tidak menyelenggarakan Pilkada apakah diperbolehkan untuk menggelar Pilkades.

“Dinas PMD Sumedang mau berkonsultasi dengan Kemendagri. Tetapi pada intinya kita akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat,”tutur Dony.

Sebagai informasi, pada Senin 10 Agustus 2020, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengeluarkan surat saran penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak dan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Antar Waktu. Surat itu ditujukan kepada Bupati/Walikota di seluruh Indonesia.

Dalam suratnya, Tito meminta menunda penyelenggaraan Pilkades maupun Pilkades Antar Waktu (PAW) sampai dengan dicabutnya penetapan status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona di Indonesia.(kia/ell)

Baca Juga:   Duh! Kapolres Sumedang akan Panggil Ratusan Orang Cakades

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here