Berita Baik! KBM Secara Tatap Muka di Sumedang Bisa Dilakukan Jika Selama Dua Pekan Kedepan Tak Ada Kasus Baru Covid-19

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Agus Wahidin saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media, di Gedung Negara Sumedang, Jawa Barat, Rabu 24 Juni 2020.(dok. kiki andriana/notif.id)

NOTIF.ID, SUMEDANG – Kabar baik untuk para orang tua dan peserta didik yang sudah jenuh dengan sistem pembelajaran secara daring atau home visit akibat pandemi Covid-19. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, dikabarkan akan segera mengizinkan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Agus Wahidin menuturkan jika bupati Sumedang telah memberikan instruksi untuk segera mengkaji agar KBM secara tatap muka di sekolah kembali berjalan.

“Pimpinan daerah (bupati) sudah menginstruksikan kepada Dinas Pendidikan Sumedang untuk segera mengkaji dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah,” kata Agus Wahidin saat dihubungi Selasa 4 Agustus 2020.

Kendati demikian, Agus mengatakan, pelaksanaan KBM secara tatap muka akan dilakukan jika dalam kurun waktu 14 hari ke depan tidak ada penambahan kasus positif Covid-19 di Sumedang.

“Insha Allah sedang kami kaji untuk semua jenjang, mulai Paud, SD, SMP dan Dikmas, akan diizinkan belajar tatap muka di sekolah sesuai petunjuk teknis (Juknis) dan standar operasional prosedur (SOP) yang tengah disiapkan,” kata Agus.

Jika telah diizinkan, kata Agus, KBM tatap muka hanya dilakukan di sekolah yang memang sudah siap dengan protokol kesehatan serta sarana dan prasarananya.

“Juknis dan SOP-nya sedang kami susun, jadi nanti akan diizinkan KBM tatap muka bagi sekolah yang sudah siap sesuai juknis dan SOP,” ucapnya.

Sebagai informasi, kabupaten yang dipimpin Dony Ahmad Munir itu telah dinyatakan zero pasien positif Covid-19 per 1 Agustus 2020, menyusul dari total 21 orang yang terinfeksi wabah virus corona (COVID-19), 20 orang pasien diantaranya telah dinyatakan sembuh setelah dirawat, dan 1 orang pasien dilaporkan meninggal dunia.(kia/ell)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here