Pemkab Sumedang Berkomitmen untuk Meningkatkan Angka Kesembuhan Covid-19

  • Whatsapp
Ilustrasi Negatif Covid-19. (Foto: net)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten Sumedang, melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang dan RSUD Sumedang telah melakukan uji swab test sekitar 1.967 sampel.

Menurut Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sumedang, Iwa Kuswaeri menuturkan higga Minggu 26 Juli 2020, jumlah swab test masif tersebut telah dilakukan dalam tiga bulan terakhir dan masih terus berlangsung hingga hari ini.

Read More

“Hingga hari ini, dari total 1.967 sampel yang telah diuji, 21 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. 18 orang pasien diantaranya telah dinyatakan sembuh oleh tim medis, 1 orang meninggal, dan 2 orang pasien tengah menjalani perawatan dan isolasi di RSUD Sumedang,” tutur Iwa melalui pesan singkat, Jumat 31 Juli 2020.

Selain itu, dikatakan Iwa, pihaknya menyebut telah melakukan Rapid diagnostic test (RDT) Covid-19 secara massal yang dilakukan oleh Dinkes Sumedang dan di RSUD Sumedang. “Total 9.100 orang telah dilakukan rapid test,” ucapnya.

Ditambahkan Iwa, pihaknya terus melakukan berbagai upaya dan mengimbau masyarakatnya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Sumedang. Hingga saat ini, lanjut Iwa, Pemkab Sumedang terus melakukan pengujian, penelusuran dan perawatan pasien yang dilakukan secara masif agar angka kesembuhan akibat Covid-19 tinggi.

“Pemkab Sumedang memiliki target membuat angka kematian serendah-rendahnya, angka kesembuhan setinggi-tingginya, dan mengendalikan laju pertumbuhan kasus-kasus positif baru,” ucapnya

Kendati demikian, ditambahkan Iwa, penanganan kesehatan tetap menjadi prioritas dengan terus menggaungkan aura krisis kesehatan sampai dengan tersedianya vaksin dan dapat digunakan secara efektif.

“Pandemi Covid-19 belum selesai, mari tetap waspada dan berdisiplin menerapkan protokol kesehatan, selalu memakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan dan selalu cuci tangan
dengan sabun atau hand sanitizer. Keberhasilan menekan angka infeksi Covid-19 ditentukan dengan dukungan semua pihak pada Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB),” katanya.(kia/ell)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *