H-1 Hari Raya Idul Adha 2020, Arus Lalin di Simpang Cileunyi Padat Merayap oleh Pemudik

Arus lalu lintas di Simpang Cileunyi arah Garut terpantau padat merayap dipenuhi pemudik H-1 Hari Raya Idul Adha 2020, Kamis 30 Juli 2020.(dadan burhan/notif.id)

NOTIF.ID, KABUPATEN BANDUNG – H-1 Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah, arus lalu lintas di Simpang Cileunyi arah Garut terpantau padat merayap, Kamis 30 Juli 2020, sore.

Pantauan Notif di lapangan, kepadatan arus kendaraan didominasi oleh kendaraan roda dua. Mereka berencana melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Banyak pengendara sepeda motor yang terpantau membawa barang bawaan seperti bungkusan kardus dan tas-tas kapasitas besar.

Surahman (49) warga Malangbong, Garut mengaku memilih mudik sore hari agar perjalanan ke kampung halamannya tak begitu panas akibat paparan terik matahari. Namun ia justru kaget. Pasalnya, di sore hari arus kendaraan justru macet.

“Niatnya biar adem mudik sore-sore. Eh ternyata macet juga. Jadi saya menepi dulu,” unar Surahman yang bertolak dari Kabupaten Cianjur saat diwawancara Notif.

Surahman mengatakan melakukan mudik karena sudah lama tak bertemu keluarga di kampung halaman akibat pandemi Covid-19. Terlebih, beberapa waktu lalu Pemprov Jawa Barat memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Kalau sekarang, kan, sudah enggak ada PSBB. Jadi, ya, pulang saja,” kata dia.

Sementara itu pemudik lain, Rahmat Abdurochman (37) mengaku tak khawatir mudik ke kampung halamannnya di Tasikmalaya meski di tengah pandemi. Pasalnya, banyak warga kampungnya dari Jakarta yang juga mudik.

“Teman-teman saya yang di Jakarta juga pada pulang. Enggak takut (bawa virus) karena saya sudah melakukan rapid test di kantor dan hasilnya negatif,” kata dia yang mengaku akan tetap menerapkan protokol kesehatan selama berada di kampung halaman.

Hingga berita ini ditulis, kepadatan arus lalu lintas masih terjadi di Simpang Cileunyi Kabupaten Bandung. Banyak pesepeda motor yang menepikan kendaraannya karena lamanya kepadatan kendaraan terurai. Kendati demikian pihak kepolisian masih berjibaku melakukan pengaturan dan penguraian kendaraan.(dan/erk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here