Ini Kronologi Warga Jatinangor Bisa Terpapar Covid-19 Sehingga Dijemput Tim PSC untuk Dibawa ke RSUD Sumedang

  • Whatsapp
Tim PSC Sumedang saat menjemput salah seorang warga Desa Sayang KEcamatan Jatinangor yang terkonfirmasi positif Covid-19, kemarin sore.(ist)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, SUMEDANG – Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Sumedang Iwa Kuswaeri membeberkan kronologi terpaparnya Covid-19 seorang ibu rumah tangga berusia 49 tahun warga Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Menurutnya, ibu rumah tangga tersebut memiliki riwayat perjalanan ke salah satu klinik pengobatan di kota Bandung untuk mengantar anaknya yang sedang sakit.

Read More

“Jadi, pasien tersebut diduga terpapar karena kontak erat dengan seseorang yang positif COVID-19 di wilayah Kota Bandung, untuk saat ini sedang di tracing dan sekarang juga kita sedang menunggu hasilnya,” kata Iwa melalui sambungan selular, Minggu 26 Juli 2020.

Kendati demikian, Iwa mengimbau agar masyarakat Sumedang, terutama warga Jatinangor untuk tetap tenang dan tidak panik dengan adanya pasien positif Covid-19 asal Desa Sayang tersebut.

Iwa meminta warga agar mematuhi dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran pandemi COVID-19, di antaranya selalu mengenakan masker saat keluar rumah dan rajin cuci tangan.

“Kami imbau agar masyarakat tetap tenang, waspada, dan melakukan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat),” ucapnya.

Sementara itu, Ragil, Ketua RT 01 Desa Sayang mengatakan, di rumah tersebut pasien tinggal bersama anak dan suaminya.

“Warga baru tahu kemarin ada warga yang positif Covid-19, itu juga diberitahu oleh aparat desa dan Puskesmas,” kata Ragil.

Menurut dia, perempuan paruh baya itu kerap bolak-balik ke rumah sakit yang ada di wilayah Kota Bandung untuk mengambil obat buat anaknya.

“Setiap hari Kamis, yang bersangkutan memang kerap mengambil obat buat anaknya di salah satu Rumah Sakit yang ada di Bandung,” ucapnya.

Dikatakan dia, setelah diketahui ada warganya yang terpapar Covid-19, pihaknya berencana akan lebih meningkatkan kebersihan dan memperketat lagi lingkungan sesuai protokol kesehatan.

“Ya, rencananya lingkungan akan lebih diperketat lagi sesuai protokol kesehatan,” kata dia.

Kemari, Sabtu 25 Juli 2020, pasien positif Covid-19 asal Desa Sayang dijemput oleh tim Public Safety Centre (PSC) untuk menjalani isolasi dan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang. Ia kemudian dibawa dengan mobil ambulans.

Selain melakukan penjemputan, petugas PSC pun melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke rumah pasien positif tersebut.

Penjemputan perempuan paruh baya yang dijemput oleh petugas medis berseragam Alat Pelindung Diri (APD) lengkap itu nampak sangat mengharukan. Terlebih anaknya yang menyandang disabilitas mental nampak bercuruan air mata saat melihat ibunya dijemput petugas medis.(kia/ell)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *