Ini Fatwa Terbaru MUI Terkait Pelaksanaan Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban di Tengah Pandemi

Pengecekan kesehatan hewan kurban.(foto: suara surabaya)

NOTIF.ID, JAKARTA – Komisi Fatwa Mejalis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan Fatwa terkait pelaksanaan Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban di tengah pandemi Covid-19.

Fatwa MUI bernomor 36 Tahun 2020 itu menekankan menekankan pentingnya memperhatikan protokol kesehatan saat ibadah Salat Idul Adha maupun kala menyembelih hewan kurban.

Mengutip isi fatwa tersebut, Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat, KH. Asrorun Niam Sholeh menyampaikan, pihak yang terlibat dalam proses penyembelihan perlu saling menjaga jarak (physical distancing) dan meminmalisir terjadinya kerumunan.

“Selama kegiatan penyembelihan berlangsung, pihak pelaksana harus menjaga jarak fisik, memakai masker, dan mencuci tangan dengan sabun selama di area penyembelihan, setiap akan mengantarkan daging kepada penerima, dan sebelum pulang ke rumah,” kata Asrorun seperti dikutip dari laman resmi MUI, Sabtu 11 Juli 2020.

Baca Juga:   Penting! Fatwa MUI Terkait Pelaksanaan Salat Jumat di Masjid Resmi Terbit, Ini Ketentuannya

Menurutnya, fatwa ini menganjurkan agar penyembelihan kurban dapat dilaksanakan bekerjasama dengan rumah potong hewan. Ketentuan tentang ini, sesuai dengan Fatwa MUI Nomor 12 Tahun 2009 tentang Standard Sertifikasi Penyembelihan Halal.

“Apabila ketentuan seperti itu tidak dapat dilakukan, maka penyembelihan dilakukan di area khusus dengan memastikan pelaksanaan protokol kesehatan, aspek kebersihan, dan sanitasi serta kebersihan lingkungan,” katanya.

Berdasarkan fatwa itu pula, dia melanjutkan, pelaksanaan penyembelihan herwan kurban bisa memaksimalkan keluasan waktu selama empat hari yaitu sejak hari raya Idul Adha sampai tanggal 13 Dzulhijjah.

Pendistribusian daging kuban pun, kata dia, juga harus dilakukan dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

“Pemerintah memafasilitasi pelaksanaan protokol kesehatan dalam menjalankan ibadah kurban agar dapat terlaksana sesuai dengan ketentuan syariat Islam dan terhindar dari potensi penularan Covid-19,” kata dia.(*)

Baca Juga:   MUI Minta Pelaksanaan Pembayaran Zakat Fitrah Perhatikan Protokol Kesehatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here