Kondisi 17 Orang Calon Perwira dan Pelatih Secapa TNI AD di Kota Bandung yang Terpapar Covid-19 Sudah Membaik

Markas Secapa TNI AD di Kota Bandung.(alinea.id)

NOTIF.ID, JAKARTA – Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto mengungkapkan bahwa kondisi 17 orang terkait cluster COVID-19 Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI Angkatan Darat yang dirawat di Rumah Sakit Dustira sudah membaik. Adapun berdasarkan laporan yang diterima, sebanyak 17 orang tersebut sudah tidak mengalami demam dan batuk sudah mulai mereda.

“17 yang dirawat di Rumah Sakit Dustira, saat ini kondisi yang dirawat sudah membaik,” kata Yuri dalam keterangan resminya.

Berdasarkan informasi sebelumnya, sebanyak 1.262 orang yang terdiri dari peserta didik maupun pelatih Secapa TNI AD terkonfirmasi positif COVID-19. Data tersebut didapatkan menurut hasil pemeriksaan yang dilakukan sejak 29 Juni 2020.

Baca Juga:   BREAKING NEWS: Karyawan PT Kahatex Sumedang yang Positif Covid-19 Bertambah Dua Orang

Dalam hal ini, Kodam 3 Siliwangi telah melakukan upaya karantina wilayah dan isolasi kepada seluruh peserta didik dan pelatih yang dinyatakan positif COVID-19 dengan pemantauan yang sangat ketat.

“Dilaporkan untuk pemantauan hari ini, semuanya dalam keadaan baik, dan secara ketat, kompleks ini kita karantina sehingga, tidak diizinkan ada yang keluar/masuk baik, yang dari dalam maupun, yang dari luar,” ujar Yuri.

Lebih lanjut, Yuri yang juga menjabat sebagai Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI mengatakan bahwa masyarakat tidak perlu panik, sebab penanganan sudah dilakukan dengan baik sesuai standar prosedur Badan Kesehatan Dunia (WHO) oleh Dinas Kesehatan provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Bandung, dan Kesehatan Kodam 3 Siliwangi.

Baca Juga:   Empat Kasus Positif Covid-19 Hasil Swab Test Ditemukan di Sumedang, Dua Diantaranya Karyawan PT Kahatex

“Oleh karena itu, saudara-saudara sekalian, kita tidak perlu mengkhawatirkan ini, dan kita bisa mengendalikannya dengan baik,” tutup Yuri.(*/ras)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here