NASA Buka Sayembara “Lunar Loo Challenge”, Kompetisi Desain Toilet Untuk Astronot Selama di Bulan

NASA, pada Kamis, 25 Juni 2020, umumkan sayembara desain toilet untuk penjelajahan bulan. (Foto: lunarloologo via nasa.gov)

NOTIF.ID, TEKNO – National Aeronautics and Space Administration (NASA) kini tengah bersiap untuk kembali menjelajah Bulan. Dalam melengkapi rangkaian kegiatan itu, NASA pun menggelar sayembara “Lunar Loo Challenge” kepada seluruh komunitas global untuk mengikuti perlombaan konsep desain toilet yang dapat beroperasi dalam gayaberat mikro dan gravitasi bulan.

Sayembara tersebut diumumkan di laman nasa.gov, pada Kamis, 25 Juni 2020. Tak tanggung-tanggung, NASA akan memberikan penghargaan dengan total hadiah sebesar $ 35.000 atau Rp 500 juta rupiah yang dibagi atas dua kategori umur.

Kategori Teknis untuk siapapun yang berumur di atas 18 tahun, Kategori Junior untuk umur di bawah 18 tahun. Bagi yang berumur 12 tahun ke bawah dibutuhkan bimbingan orang tua atau wali saat menyerahkan desainnya.

Baca Juga:   Dua Asteroid Besar 2020 GR2 dan 2020 GT2 Tengah Melesat Mendekati Orbit Bumi

Bagi tim Junior yang menang, akan mendapatkan pengakuan publik dari NASA dan dari HeroX, sertifikat pemenang dan item barang berlogo resmi NASA.

“Komunitas inovator global berpotensi menyediakan wawasan dan keahlian berharga yang mungkin tidak dimiliki tim internal,” ucap Steve Rader, Wakil Manager Lab Turnamen NASA (NTL)

Karena salah satu misi Tim Artemis adalah membawa perempuan pertama di Bulan. Maka toilet ini harus bisa mengakomodasi kedua jenis kelamin.

Diketahui, program Artemis ini rencananya akan dimulai pada tahun 2024. Ke depannya NASA berharap akan membuat perjalanan menuju Bulan jauh lebih efisien dan lebih sering.

Kini, berbagai rangkaian persiapan perlengkapan alat serta pelatihan pendukung astronot lainnya pun kini sedang dikerjakan. Nantinya para astronot ini akan menjelankan aktivitas sehari-hari seperti makan, minum, hingga buang air kecil dan besar di gayaberat mikro dan gravitasi bulan.

Baca Juga:   NASA : Asteroid 1998 OR2 Aman Melintasi Orbit Bumi

Walaupun sebelumnya toilet luar angkasa sudah tersedia, namun toilet tersebut sesungguhnya dirancang untuk kondisi gaya berat mikro (gravitasi nol atau zero-g) yang kini digunakan (di Stasiun Luar Angkasa Internasional, misalnya).

Sementara itu, karena mereka akan membutuhkan toilet yang memiliki semua kemampuan yang sama dengan yang ada di Bumi. Para astronot yang berada di kabin pun mau tak mau perlu membuka pakaian antariksa mereka.

NASA kali ini menginginkan toilet luar angkasa yang lebih kecil, lebih efisien, serta mampu bekerja dalam gravitasi mikro sekaligus gravitasi bulan. Perlu diketahui bahwa Bulan memiliki gaya gravitasi seperenam dari Bumi.

Diharapkan, desain terbaru nantinya dapat disesuaikan untuk digunakan di pendaratan bulan Artemis yang membawa kita kembali ke Bulan. Bagi yang tertarik, pendaftaran telah dibuka https://www.herox.com/LunarLoo.

Baca Juga:   Gawat! Asteroid Berukuran Gunung Everest Diprediksi Meluncur Mendekati Bumi 29 April 2020

Waktu penyerahan desain akan ditutup pada tanggal 17 April 2020. Pemenangnya akan diumumkan pada bulan Oktober. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here