Fraksi Nasdem DPRD Jabar Dorong Pemerintah Provinsi Maksimalkan Sektor Pertanian Pasca-PSBB

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Tia Fitriani. (Boby Roska/Notif.id)

NOTIF.ID, BANDUNG- Pascadicabutnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan menjelang penerapan era adaptasi kebiasaan baru (AKB) tingkat Jawa Barat, Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, Tia Fitriani mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk menggenjot sektor pertanian dan ketahanan pangan.

“Sektor pertanian merupakan salah satu unggulan Jawa Barat, jadi kita berharap agar Pemprov Jabar memaksimalkan sektor pertanian dan ketahanan pangan,” kata Tia kepada Notif, di ruang kerjanya, Jumat 26 Juni 2020.

Menurut politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini, pemanfaatan teknologi digital dalam awal pengaturan pola tanam maupun sampai dengan upaya pemasaran produk pertaniannya.

“Hal tersebut harus kita berdayakan,” ucap dia.

Baca Juga:   Ya Allah! Bertambah Hampir 1.000 Kasus, Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Indonesia Sudah Tembus 30 Ribu

Selain itu, dikatakan Tia, dengan pemanfaatan teknologi digital tersebut diharapkan akan memudahkan koneksi antara konsumen atau calon pembeli dengan para petani (produsen) sebagai penghasil produk pertanian secara langsung. Meski begitu, lanjut Tia, selain menjaga kestabilan harga jual, pemanfaatan tersebut akan menjaga harga jual yang dikeluarkan oleh para petani, karena transaksi dapat berlangsung sesuai dengan kesepakatan langsung kedua belah pihak.

“Ditenga pandemi Covid-19 ini, sektor pangan dan pertanian merupakan sektor yang paling tangguh bertahan, tidak seperti sektor jasa dan manufaktur yang mengalami penurunan cukup besar dan menambah panjang daftar masyarakat miskin baru akibat gelombang PHK yang terpaksa dilakukan,” kata Tia.

Dari sisi lain, ujar dia, Jawa Barat memiliki target untuk menjadi Provinsi swasembada pangan yang tidak bergantung pada mekanisme pasar.

Baca Juga:   Begini Penjelasan Menkes RI dan Walikota Depok, Kronologi 2 WNI yang Positif Virus Corona

“Dukungan kita semua, stakeholder dari berbagai elemen masyarakat, baik akademisi, praktisi pertanian, OPD terkait maupun lintas sektoral sebagai penguat sektor infrastrukturnya,” pungkasnya

Kendati demikian, tambah Tia, sangat diperlukan sinergitas kita semua untuk mewujudkannya. Karena, kata dia, Gubernur Ridwan Kamil sekalipun tak akan mampu mewujudkannya sendirian.

“Saatnya kita berjibaku berjuang bersama-sama mewujudkan Jawa Barat sebagai Provinsi Swasembada pangan,” tuturnya. (bob/kia/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here