Catat Tanggalnya! LISKI Bakal Gelar Diskusi Ilmiah Bahas RUU HIP yang Jadi Polemik di Tengah Masyarakat

Jadwal pelaksanaan Diskusi Ilmiah dengan agenda membahas RUU HIP yang menjadi polemik di tengah masyarakat.(ist)

NOTIF.ID, BANDUNG – Menyikapi perdebatan tentang Rancangan Undang-undan Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) di tengah masyarakat, komunitas dosen dan peneliti pada Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi & Bisnis, Universitas Telkom, yang tergabung dalam Lingkar Studi Komunikasi (LISKI) mengadakan diskusi ilmiah.

Diskusi Ilmiah yang diberi judul “Ada Apa Dengan RUU HIP” akan menghadirkan tiga narasumber. Antara lain, Nur Atnan, S.I.P., M.Sc., Vera Hermawan, S.I.Kom., M.I.Kom, dan Bery Arneldi, S.I.Kom., M.I.Kom. Ketiga narasumber akan membahas isu tentang RUU HIP dari berbagai perspekif.

Nur Atnan yang juga Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Telkom akan membahas isu RUU HIP dari perspektif komunikasi politik dan kebijakan publik. Vera Hermawan yang juga dosen ilmu komunikasi dari FISIP Unpas dan Ketua GM FKPPI Jabar, akan membahas isu RUU HIP dari perspektif komunikasi politik, historis, dan esensi ketuhanan. Sementara Berry Arneldi, akan membahas isu RUU HIP dari perspektif perbincangan politik di media sosial.

Baca Juga:   Polda Jabar Tangkap Dosen Pengujar Kebencian di Medsos, Pelaku Mengaku Iseng

Ketua Pelaksana Arie Prasetio SSos MSi menuturkan, diskusi ilmiah tersebut direncanakan akan diselenggarakan secara daring pada tanggal 29 Juni 2020. Diskusi diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai kalangan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Bandung, Subang, Cirebon, hingga Kupang.

“Diskusi ini akan dimoderatori oleh saya sendiri dan juga oleh Adi Bayu Mahadian,” kata Arie kepada Notif, Kamis 25 Juni 2020.

Arie mengatakan, diskusi ilmih diselenggarakan oleh LISKI dengan harapan dapat menjadi salah satu saluran komunikasi politik masyarakat. Sehingga, kata dia, terbangun perbincangan politik yang sehat di tengah masyarakat, yang logis, rasional, dan tidak emosional.

“Kami berharap acara diskusi ini bisa menjadi menjadi salah satu sumbangsih dosen-dosen pada Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Telkom bagi kemajuan bangsa dan negara Indonesia di tengah pandemi Covid-19,” ucapnya.

Baca Juga:   Soekarno

Sebab, sambung Arie, hal tersebut juga sejalan dengan pesan Kaprodi Ilmu Komunikasi Universitas Telkom, Freddy Yusanto, S.Sos., M.Ds, bahwa dosen-dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Telkom tetap bekerja untuk dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat ditengah keterbatasan karena pandemi Covid-19.(put/ell)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here