Aturan AKB Dilanggar, Puluhan Muda-Mudi dan Komunitas Motor Dibubarkan saat Menongkrong di Kawasan Jatinangor

  • Whatsapp
Petugas gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP membubarkan sejumlah anggota komunitas club motor yang tengah berkumpul, di depan Masjid Al Jabar, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu 20 Juni 2020, malam. (ist)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, SUMEDANG – Aturan pemeritah di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) yang salah satunya dilarang untuk berkumpul dan bergerombolo di ruang publik nampaknya masih dilanggar sebagian warga Sumedang.

Sabtu, 20 Juni 2020 malam, Petugas GabunganTNI-Polri-Satpol PP Sumedang membubarkan puluhan muda-mudi yang tengah asyik menongkrong di sejumlah titik di Kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Read More

Kapolsek Jatinangor, Kompol Deny Ginanjar melalui Panit II Intel Polsek Jatinangor Aiptu Y Gum Gum menuturkan, puluhan muda-mudi tersebut terpantau tengah berkumpul di depan Saung Budaya Sumedang (Sabusu), Depan Masjid Al-Jabar, Kawasan Hotel Puri Khatulistiwa,, Kawasan Kantor BRI Cabang Cibeusi Jatinangir, Kawasan Dealer Motor di Desa Hergamanah, dan di Kawasan Kampus Unpad Jatinangor.

“Kami bubarkan muda-mudi tersebut yang tengah malam mingguan dengan berkumpul tanpa mengindahkajn peraturan dan menerapkan protokol kesehatan,” kata Gum Gum kepada Notif.

Menurut Gum Gum, pembubaran tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumedang. Sebab, salah satu transmisi penularan Covid-19 bisa terjadi adalah dengan berkerumun.

Gum Gum menyebutkan, saat melakukan patroli gabungan di sejumlah titik di Jatinangor, pihaknya menemukan sedikitnya lima komunitas sepeda motor yang tengah nongkrong dengan cara bergerombol.

Petugas gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP membubarkan sejumlah anggota komunitas club motor yang tengah berkumpul, di depan Sabusu, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu 20 Juni 2020, mala(ist)

“Patroli kewilayahan ini akan kami lakukan secara rutin. Selain untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, juga untuk meminimalisir tindak kejahatan, dan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat,” kata dia.

Sebelum dibubarkan untuk kembali ke rumah masing-masinh, kata Gum Gum, pihaknya memberikan imbauan secara persuasif agar puluhan muda-mudi tersebut untuk tetap menaati arahan pemerintah untuk tetap disiplin dan mewaspadai akan bahaya pandemi Covid-19.

Imbauan tersebut, kata dia, antara lain tetap patuh dan disiplin menerapkan aturan protokol kesehatan, menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), selalu memakai masker jika keluar rumah, dan rajin mencuci tangan.

“Kami berharap, masyarakat semakin sadar dan disiplin agar bisa bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.(kia/ell)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *