Perusahaan Ritel Ternama PT Eigerindo Multi Produk Industri Tengah Fokus Memproduksi APD Berstandar WHO

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat melakukan pengecekan kesiapan industri dalam menerapkan AKB di PT. Eigerindo MPI, Rabu 3 Juni 2020.(notif.id)

NOTIF.ID, KABUPATEN BANDUNG – PT Eigerindo Multi Produk Industri kini tengah fokus memproduksi alat pelindung diri (APD) berstandar WHO. Perusahaan itu memproduksi APD guna mendukung pemerintah menangani wabah virus berbahaya tersebut.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang meninjau pembuatan APD secara langsung bahkan memuji langkah manajemen perusahaan yang bergerak di bidang industri retail dan distribusi untuk produk-produk lifestyle dengan merek dagang Exsport, Eiger, dan Bodypack itu, yang tetap beroperasi dan mampu beradaptasi di tengah pandemi.

“Hari ini saya sangat berbangga. Eiger adalah contoh perusahaan industri yang beradaptasi terhadap persoalan Covid-19. Awalnya Eiger ini memproduksi perlengkapan outdoor untuk pecinta alam, sekarang fokus memproduksi APD standar WHO,” ujar Ridwan Kamil seusai mengunjungi langsung pabrik produksi Eiger di Jalan . Terusan Kopo, Katapang, Kabupaten Bandung, Rabu 3 Juni 2020.

Menurut Emil sapaan akrabnya, APD yang diproduksi oleh PT Eigerindo disesuaikan dengan postur tubuh warga Indonesia. Dengan demikian, para petugas medis bisa nyaman bertugas saat menggunakan APD yang diproduksi oleh Eiger.

“APD produksi Eiger di Jawa Barat ini, menyesuaikan dengan dimensi manusia Indonesia. Karena dulu APD yang kita pakai banyak impor, pas di pakai orang Indonesia jadi kedodoran,” katanya.

Selain itu, kata dia, pembuatan APD tidak boleh dilakukan sembarangan. “Termasuk kalau ada jaitan harus dilapis lagi pakai selotif kain, kira-kira begitu. Saya khawatir masih ada yang memproduksi tidak memperhatikan (kedetailan),” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Bandung, Dadang M Naser mengatakan, sektor industri yang berada di Kabupaten Bandung tetap beroperasi sejak penerapan Pembatasan Sosial Berksala Besar (PSBB) dan kini memasuki masa AKB.

“Kami persilakan mereka (sektor industri) untuk tetap berjalan. Tapi dengan catatan, terapkan protokol kesehatan ketat, rajin semprot disinfektan, dan physical distancing. Kami rajin kunjungi pabrik-pabrik di wilayah Kabupaten Bandung, dan mereka sangat siap beroperasi saat pandemi Covid-19,” ujar Dadang.

Untuk diketahui sistem kerja yang dijalankan selama masa pandemi Covid-19, yang memerhatikan standar protokol kesehatan di sebuah pabrik industri. Termasuk sistem kerja bergiliran untuk mengurangi penumpukan karyawan dalam satu ruangan.

Emil bersama Dadang mendatangi PT Eigerindo Multi Produk Industri, selain meninjau pembuatan APD juga dalam rangka mengecek kesiapan perusahaan tersebut menjelang penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal di wilayah Kabupaten Bandung khususnya Jawa Barat.(put/ell)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here