Hari Ini Hotel di Sumedang Sudah Boleh Dibuka, Obyek Wisata Baru Bisa Dibuka Mulai 9 Juni

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sumedang, Hari Tri Santosa saat memberikan keterangan, di ruang kerjanya, Selasa 2 Juni 2020.(kiki andriana/notif.id)

NOTIF.ID, SUMEDANG – Sedikitnya ada tiga hotel di Kabupaten Sumedang yang sudah dibuka dengan menerapkan serangkaian protokol kesehatan dan SOP pada masa penerapan adaptasi kehidupan baru (AKB) atau new normal.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang, Hari Tri Santosa mengatakan, tiga hotel itu yakni Bandung Giri Gahana (BGG) Golf & Resort, Hotel Asri dan Hotel Sapphire.

“Untuk sektor perhotelan mulai hari ini sudah bisa buka kembali. Tapi baru tiga hotel yang siap. Sementara sektor tempat wisata akan dibuka kembali pada 9 Juni 2020,” kata Hari Tri Santosa ditemui Notif, di ruang kerjanya, Selasa 2 Juni 2020.

Menurutnya, hotel-hotel lainnya akan menyusul untuk menyesuaikan SOP. Sebab, masih ada beberapa syarat dan ketentuan sesuai SOP sejumlah hotel yang kurang. Tri menyebut baru tiga hotel yang sudah dibuka hari ini dan sudah menjalankan protokol kesehatan sesuai SOP.

Baca Juga:   COVID-19 Hantam Sektor Pariwisata Sumedang, PHRI Harap Pemkab Sumedang Beri Solusi

Dikatakan Hari, syarat dan ketentuan untuk pembukaan hotel selain protokol kesehatan, yaitu penerimaan tamu hotel yang maksimal harus 50 persen dari jumlah kamar yang ada.  Sebab, kata Hari, kamar harus disterilkan satu hari sebelum dihuni kembali keesokan harinya.

“Jadi, ketentuan untuk hotel hanya 50 persen dari kapasitas kamar, dan pariwisata juga 50 persen dulu jumlah pengunjungnya, dan mereka harus punya protokol Covid-19,” tuturnya.

Selain itu, kata Hari, untuk kegiatan seperti seminar dan hajatan pun sudah bisa digelar di hotel.

“Bisa digelar, tetapi mulai pada 21 Juni, mendatang dan itupun harus mengajukan izin dan sesuai standar protokol kesehatan yang ketat,” kata dia.

Baca Juga:   Besok AKB Diterapkan di Sumedang, Ketua DPRD Minta Masyarakat Bersiap dan Berbenah Diri

Ditambahkan Hari, pihaknya mengimbau kepada seluruh para pengusaha perhotelan dan pariwisata untuk sama-sama berjuang agar sektor pariwisata ini kembali bergeliat. Namun, ujar Hari, pihaknya tak segan akan memberikan sanksi terhadap pengusaha perhotelan dan pariwisata yang tidak mengindahkan ketentuan adaptasi kebiasaan baru (AKB)

“Sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Sumedang nomor 45 Tahun 2020 sudah jelas, apabila pengusaha membandel akan diberikan sanksi, yakni, teguran lisan, teguran tertulis, tutup sementara, dan cabut izin,” ujar Hari.(kia/ras)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here