Selebritis di AS Gaungkan #JusticeForFloyd Kecam Polisi Atas Kematian George Floyd

Gambar George Floyd yang merupakan bagian dari peringatan kematiannya akibat kebrutalan polisi di Minneapolis, AS. (Foto: Jim Mone / Associated Press)

NOTIF.ID, AMERIKA SERIKAT – Selebritis di Amerika Serikat (AS) beramai-ramai kecam kebrutalan polisi dan ketidakadilan rasial setelah pembunuhan George Floyd, seorang pria kulit hitam yang meninggal pada setelah seorang polisi kulit putih Minneapolis menjepitnya ke tanah dengan lutut hingga kehabisan napas, Senin lalu.

Dilansir dari LA Times, para selebritis ternama di AS menggaungkan hastag #JusticeForFloyd di platform media sosial mereka.

Selebritis kawakan seperti Beyonce, John Boyega, Ava DuVernay, Taylor Swift, Gabrielle Union, Cardi B, Cynthia Erivo, Lupita Nyong’o, Demi Lovato, Viola Davis, Janelle Monáe, Kim Kardashian Barat, Tracee Ellis Ross, Justin Bieber, Jeffrey Wright, Kesempatan Rapper, Ariana Grande, LeBron James dan tokoh-tokoh hiburan lainnya mengungkapkan kemarahan mereka di media sosial.

Mereka saling berbagi gambar dan karya seni Floyd serta video viral dari petugas yang berlutut di leher Floyd ketika dia berkata, “Aku tidak bisa bernapas.”

Seperti halnya Director sekaligus aktivis DuVernay yang mencuitkan kemarahannya di akun twitter @ava miliknya.

“You deserved your breath, your dignity, your life,” 

“Anda layak bernafas, bermartabat, hidup Anda,”

Baca Juga:   Penyanyi Country Legendaris Kenny Rogers Tutup Usia di 81 Tahun

“Not to die on the street, murdered by a white cop’s knee on your neck. You deserve our tears, our prayers, our rage, our action. We must act — for you — and for all of those [where] no cameras are present. We must.”

“Tidak mati di jalan, dibunuh oleh lutut polisi putih di lehermu. Anda layak mendapatkan air mata kami, doa kami, kemarahan kami, tindakan kami. Kami harus bertindak – untuk Anda – dan untuk semua [di mana] tidak ada kamera. Kita harus.” lanjut tweet Director dan aktivis DuVernay.

Diketahui, empat petugas telah dipecat pada Selasa lalu setelah video pembunuhan Floyd mulai beredar. Seperti halnya Beyonce, yang membagikan foto Floyd di beranda situs webnya dengan pesan “Rest in power”.

Baca Juga:   Langka Terjadi, Seorang Bayi Lahir Dengan Kondisi Memiliki Dua Mulut

Begitu pula dengan bintang “Harriet” Erivo, yang menyampaikan penghormatan dan perasaannya melalui lagu Donny Hathaway, “Someday We’ll Be Free”

https://www.instagram.com/tv/CAq92tzg2_u/?utm_source=ig_web_copy_link

“Ketika saya tidak memiliki kata-kata yang saya nyanyikan, ketika hati saya sakit saya bernyanyi, untuk menonton tubuh hitam lain yang terluka jadi saya bernyanyi,” tulisnya di Instagram.

Beberapa selebriti, termasuk aktris “This Is Us” Mandy Moore, bintang “Pose” Indya Moore dan penyanyi “Skyscraper” Demi Lovato, meminta rekan-rekan kulit putih mereka untuk melakukan bagian mereka dan berbicara tentang ketidakadilan.

“White friends: We can’t let our discomfort, ego, or belief that this work doesn’t include us, prevent us from acknowledging our privilege and that we have the burden of dismantling white supremacy,” 

“We do. We [cannot] be complacent. We [cannot] be silent.”

“Teman-teman kulit putih: Kita tidak bisa membiarkan ketidaknyamanan, ego, atau keyakinan kita bahwa pekerjaan ini tidak termasuk kita, mencegah kita dari mengakui hak istimewa kita dan bahwa kita memiliki beban membongkar supremasi kulit putih,”

Baca Juga:   Intelejen AS Sebut Virus Corona Diduga Berasal dari Laboratorium di Wuhan China

“Kami melakukannya. Kami [tidak bisa] berpuas diri. Kami [tidak bisa] diam,” tulis Mandy Moore.

Dilaporkan, ratusan pengunjuk rasa berbaris di pusat kota Minneapolis untuk malam ketiga pada hari Kamis, menuntut keadilan dan mengakhiri kekerasan polisi. Aksi ini pun berakhir rusuh dengan kebakaran besar terlihat di dekat kantor polisi Minneapolis.

Tak hanya itu, demonstrasi juga terjadi di kota-kota di AS lainnya, termasuk New York City, Columbus, Ohio dan Oakland, California, pada hari Kamis. Puluhan orang dilaporkan ditangkap dalam demonstrasi di Kota New York.

Di Denver, Colorado, ratusan orang turun ke ibukota negara bagian untuk memprotes kebrutalan polisi terhadap George Floyd. Polisi mengkonfirmasi bahwa tembakan dilepaskan di dekat daerah di mana protes itu berlangsung. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here