Catat Tanggalnya! Sektor-sektor Kehidupan Masyarakat di Kabupaten Bandung akan Dibuka Kembali

Bupati Kabupaten Bandung, Dadang M Naser. (Foto: Notif.id)

NOTIF.ID, KABUPATEN BANDUNG – Bupati Bandung, Dadang M Naser dalam waktu dekat ini akan membuka kembali sejumlah sektor kehidupan masyarakat di masa adaptasi kehidupan baru (AKB) atau New Normal.

“Untuk pariwisata akan kami persiapkan buka tanggal 6 Juni 2020.  Begitu juga sektor industri dan perdagangan,” ujar Dadang, seusai melakukan teleconference evaluasi PSBB dengan Gubernur Jawa Barat di Bale Sawala, Soreang, pada Jumat 29 Mei 2020.

Di sektor pariwisata, kata dia, saat dibuka kembali pengunjung harus dibatasi maksimal 30 persen saja. Reuni atau pengunjung bergerombol juga harus dilarang masuk.

Alat-alat penunjang protokol kesehatan juga harus disediakan pengelola. Seperti masker, handsanitizer, pengukur suhu tubuh dan lainnya.

Baca Juga:   Catat! Ini Kriteria dan Syarat Masyarakat Bisa Melakukan Perjalanan di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

“Begitu juga di sektor industri. Sama juga harus menerapkan protokol kesehatan. Untuk jam kerjanya akan diatur kemudian. Ini juga berlaku untuk jam operasional di sektor perdagangan,” kata dia.

Sementara itu di sektor pendidikan, kata dia, juga akan dibuka. Meski saat ini pembelajaran daring akan diperpanjang hingga 13 Juli. Nantinya saat mulai dibuka, akan ada pemberlakuan sistem shifting. Jumlah siswanya akan dibagi menjadi dua.

Selain itu, kata dia, satu meja diwajibkan untuk digunakan satu siswa saja. Jadi sistemnya bisa bergantian seminggu sekali.

“Sebagian masuk seminggu, sebagian belajar di rumah. Jadi tidak ada boleh yang semuanya masuk. Tentu protokol kesehatan harus dipatuhi,” kata dia.

Baca Juga:   Benteng SD Parakan Bolang Ambrol, Tiga Rumah Warga di Arjasari Terancam Tertimbun Longsor

Sedangkan untuk tempat peribadatan seperti masjid dan gereja, lanjut dia, diperbolehkan melakukan aktivitasnya kembali. Dengan catatan, hanya tempat peribadatan yang masuk zona kuning, biru, dan hijau.

“Yang masuk zona itu silahkan DKMnya berembug untuk membuka kembali. Gerejapun sama. Yang penting tetap patuhi protokol kesehatan,” kata dia.

Bupati mengimbau agar masyarakat tetap disiplin dan patuh terhadap aturan meski PSBB sudah berakhir. Ia meminta masyarakat agar tidak euforia.

Sebab, ujar dia, Pemkab Bandung akan melanjutkan dengan AKB sesuai instruksi presiden dengan melakutan pengetatan-pengetatan dan pengawasan di sejumlah lini kehidupan.

“Ketika AKB berlangsung, masyarakat juga bukan berarti bebas keluar rumah. Sesuaikan dengan kebutuhan saja. Di luar saat beraktivitas juga harus menerapkan etika batuk. Meludah juga jangan sembarangan,” kata dia. (put/ell)

Baca Juga:   Gadis Asal Cicalengka Ini Juarai All Japan Open Toernament Kei Shin Kan 2019 di Jepang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here