Pelaku Penyebar Konten Hoaks Video Syur yang Diduga Syahrini Berhasil Ditangkap Polisi

Jumpa pers penangkapan tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik konten pornografi yang seret nama Syahrini di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, pada Kamis, 28 Mei 2020. (Foto: Arie Puji Waluyo/Warta Kota)

NOTIF.ID, SELEB – Manajer sekaligus adik Syahrini, Aisyahrani yang telah melaporkan kasus penecemaran nama baik kakaknya berupa konten pornografi berupa video syur melalui media elektronik ke Polda Metro Jaya pada 12 Mei lalu akhirnya buka suara.

Laporan yang tercatat di nomor TBL/2779/V/YAN 2.5/2020/SPKT.PMJ. Dalam laporan itu, Syahrini disebut sebagai korban.

Tanpa kehadiran Syahrini, dan hanya diwakilkan oleh Rani dan tim kuasa hukumnya, jumpa pers pun digelar dalam rangka penangkapan tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik konten pornografi di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, pada Kamis, 28 Mei 2020.

Aisyahrani atau yang akrab disapa Rani mengatakan bahwa yang sebenarnya ingin membuat laporan kepolisian adalah suami dari kakaknya, Reino Barack.

Rani pun membenarkan pernyataan polisi bahwa pihaknya meminta DS membuat laporan pada 12 Mei 2020. DS melaporkan akun media sosial instagram yang mengunggah video syur yang diduga mirip Syahrini.

Baca Juga:   Lucinta Luna Digerebek Atas Kasus Narkoba, Polisi Tengah Memburu Pengedar

“Jadi sebenarnya yang ingin membuat laporan adalah suami dari artis saya (Syahrini),” ungkapnya.

Rani pun mengatakan bahwa pihak Syahrini menggandeng pengacara kondang, Hotman Paris untuk mengungkap kasus dugaan pencemaran nama baik lewat konten pornografi yang berupa video syur yang tersebar di media elektronik belakangan ini.

“Kami juga menggandeng dua tim pengacara, salah satunya dari Hotman Paris,” katanya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus pun telah menegaskan bahwa pihaknya berhasil menangkap pelaku pengunggah video syur instagram pada 19 Mei 2020 di kediamannya, di wilayah Kediri, Jawa Timur. Satu pelaku masih dalam pencarian.

Dikutip dari CNNIndonesia, Menurutnya, pelaku mengunggah foto dan video syur mirip Syahrini di akun Instagram @danunyinyir. Saat itu, pelaku menyunting foto Syahrini dengan gambar porno.

Baca Juga:   Sejumlah Kecamatan di Kabupaten Bandung Masuk dalam Zona Merah COVID-19 Dipastikan Hoax

“foto syahrini digabungkan dengan gambar seseorang yang mirip Syahrini dalam bentuk pornografi dan dia yang menyebarkan,” jelas Yusri.

Menurut Yusri, gambar dan video porno mirip Syahrini itu juga diunggah oleh akun lain, yakni @rumpi.manja.official.

Namun begitu, polisi masih belum mengetahui apakah tersangka MS juga merupakan admin dari akun tersebut.

“Sementara masih penyidikan. Masih berjalan,” tuturnya.

“Tersangka juga telah mengakui semua perbuatannya ke pihak kepolisian,” ujar Kombes Pol Yusri Yunus kepada media.

Setelah melakukan pemeriksaan mendalam, polisi berhasil menemukan motif pelaku melakukan dugaan pencemaran nama baik lewat video syur yang diunggah ke akun instagram.

“Alasannya karena pelaku kesal terhadap artis ini (Syahrini). Pelaku pun fans dari artis Indonesia. Dia kesal bahwa banyak penggemar yang beralih ke artis ini (Syahrini),” ungkapnya.

Baca Juga:   Polres Sumedang Gandeng Mahasiswa Cegah Penyebaran Berita Bohong

Kini, tersangka berinisial MS tengah diamankan di Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Berdasarkan laporan kuasa hukum Syahrini berinisial BS, pelaku dijerat Pasal 27 jo Pasal 45 UU ITE dan Pasal 4 UU No. 44 Tahun 2008 tentang Pornografi atau bermuatan Pencemaran Nama Baik.

“Ancaman hukuman kepada tersangka sesuai UU pornografi dan ITE, ini paling lama 12 tahun, denda sekitar Rp250 juta sampai Rp6 miliar,” kata Yusri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan penyidik masih gencar melakukan penyelidikan terhadap kasus video asusila mirip Syahrini.

Dengan tertangkapnya tersangka MS, Rani pun memberi penghormatan pada pihak kepolisian karena telah bertindak cepat menangkap pelaku.

“Kami terima kasih kepada polisi, Krimsus Polda Metro Jaya yang telah mengungkap kasus ini yang sebenar-benarnya,” ujar Aisyahrani. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here