Pegulat Wanita Berdarah Campuran Indonesia-Jepang Hana Kimura Meninggal Bunuh Diri Akibat Bullying, Benarkah?

Hana Kimura, Pegulat Jepang Berdarah Indonesia yang Meninggal Muda. (Foto: @hanadayo0903 via twitter.com)

NOTIF.ID, SPORT – Pegulat wanita sekaligus bintang reality show terkenal Netflix “Terrace House” berdarah Indonesia-Jepang, Hana Kimura mendadak ramai diberitakan telah meninggal dunia karena bunuh diri.

Kematiannya lantaran kerap menerima berbagai komentar menyakitkan di media sosial (bullying). Stardom, manajemen pegulat yang menaungi Hana Kimura, telah mengonfirmasi kabar duka tersebut pada Sabtu, 23 Mei 2020. Namun, mereka tak menjelaskan penyebab kematiannya.

Hana Kimura merupakan satu dari enam muda-mudi dari musim terbaru “Terrace House”, reality show tanpa skenario yang menampilkan tiga perempuan dan tiga laki-laki yang tinggal dalam satu atap. Pengambilan gambar untuk “Terrace House” ditunda sejak April 2020 lalu akibat virus Corona.

Baca Juga:   Penyiaran di Indonesia Harus Bermigrasi dari Analog ke Digital

Dalam unggahan terakhir Instagram miliknya, Hana Kimura terlihat mengunggah foto bersama kucing peliharaannya.

“Aku mencintaimu, hiduplah dengan panjang dan bahagia. Maafkan aku.” pesan terakhir Hana.

Laporan berita Forbes, Hana Kimura diketahui pernah mengunggah beberapa cuitan yang mengenai keinginannya untuk melukai diri sendiri.

Ia pun sempat mengunggah sebuah pesan yang mengindikasikan untuk mengakhiri hidupnya melalui akun media sosial Twitter miliknya.

“Hampir 100 opini jahat setiap hari. Aku tidak bisa berbohong bahwa aku terluka. Aku merasa mati. Terima kasih sudah memberi ku seorang ibu. Aku ingin hidup di mana aku dicintai. Terima kasih untuk semua yang sudah mendukungku. Aku mencintainya,” tulisnya.

“Aku lemah, maafkan aku. Aku tidak ingin menjadi manusia lagi. Ini adalah hidup di mana aku ingin dicintai. Terima kasih semua, aku cinta kalian. Selamat tinggal,” tutupnya.

Baca Juga:   Terkait Kasus Carding oleh Travel Abal-abal, Gisel dan Tyas Mirasih Penuhi Panggilan Polda Jatim

Dilansir dari Reuters, pegulat dengan rambut berwarna merah muda ini dikenal sebagai gadis polos pemalu. Berbanding terbalik dengan citranya saat bergulat di ring.

Para penggemarnya pun berbelasungkawa dengan mengutarakan duka cita mereka di Twitter setelah kabar kematiannya terdengar.

“Hana, aku sangat sedih karena dunia ini jahat padamu dan kau tak bisa menemukan kedamaian,” tulis seorang fansnya.

Kejadian kematian Hana Kimura, Pesohor di Jepang pun turut bicara mengenai topik cyberbullying  di dunia maya setelah salah satu unggahan Kimura yang telah dihapus menyebutkan bagaimana opini negatif netizen memengaruhinya.

Mantan Perdana Menteri, Jepang Yukio Hatoyama juga mengunggah tentang kematian Hana Kimura di Twitter. Ia pun mengatakan Jepang seharusnya mempertimbangkan hukuman untuk orang-orang yang melakukan aksi cyberbullying seseorang di dunia maya.

Baca Juga:   Wisatawan China di Bali Merosot Tajam, Pemerintah Berlakukan Permenhumkam Nomor 7 Tahun 2020

Sebagian besar pelecehan yang diterima Hana di media sosial adalah karena penampilannya di acara “Terrace House”.

Unggahan terakhir Hana Kimura di Instagram Stories memperlihatkannya mencium kucingnya dengan tulisan “Sayounara” (selamat tinggal). Para fansnya pun merasa bahwa unggahan tersebut merupakan isyarat dari Hana Kimura untuk mengakhiri hidupnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here