Dampak Positif COVID-19, Volume Sampah di Jatinangor Berkurang Hingga 50 Persen Setiap Harinya

Camat Jatinangor, Syarif Effendi Badar saat memberikan keterangan, di Pos Check Point Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa 12 Mei 2020.(Kiki Andriana/notif.id)

NOTIF.ID, SUMEDANG – Ditengah pandemi virus Corona (Covid-19) dan berkurangnya aktivitas masyarakat di luar rumah, ternyata berdampak positif terhadap berkurangnya sampah.

Seperti halnya yang terjadi di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Volume sampah di wilayah tersebut mengalami penurunan sekitar 50 persen setiap harinya.

Camat Jatinangor, Syarif Effendi Badar mengatakan, sejak ada wabah Corona (COVID-19) dan semenjak diberlakukan work from home (WFH) terjadi penurunan sampah yang signifikan.

“Secara umum, volume sampah di Jatinangor berkurang sekitar 50 persen setiap harinya,” kata Syarif diwawancara Notif, di Pos Check Point Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Selasa 12 Mei 2020.

Penurunan volume sampah ini, dikatakan Syarif, terjadi semenjak diberlakukan WFH dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Baca Juga:   Kabar Gembira! Kasus Covid-19 di Jawa Barat Per 4 Mei 2020 Ini Tidak Ada Penambahan Kasus Positif dan Meninggal

“Perkuliahan mahasiswa tatap muka diliburkan dan digantikan dengan online, jam operasional rumah makan dibatasi, serta berkurangnya masyarakat yang yang melintas ke kawasan Jatinangor menjadi salah satu faktor penyebab berkurangnya volume sampah di Jatinangor,” tutur Syarif.

Kondisi tersebut, ujar Syarif, dapat dibuktikan dengan armada dump truk milik Komunitas Peduli Sampah Jatinangor (KPSJ) mengalami pengurangan membuang sampah ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cibeurueum, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang.

“Dalam keadaan normal, truk pengangkut sampah yang ada di Jatinangor mencapai dua rit dalam seharinya. Namun dalam kondisi saat ini rata-rata hanya satu rit saja dalam sehari,” katanya.(kia/erk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here