Polisi Tetapkan Empat Orang Tersangka Kasus Penolakan Jenazah Covid-19 di Solokanjeruk

  • Whatsapp
Ilustrasi pemakaman pasien COVID-19.(dok. notif.id)
Perkiraan waktu baca: < 1 menit

NOTIF.ID, KABUPATEN BANDUNG – Empat orang ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus penolakan jenazah pasien Covid-19 di Bojongemas, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung. Keempat orang tersangka tersebut yakni BN, DK, AC dan IR. Mereka diketahui adalah warga setempat.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan, keempat orang itu sebelumnya diamankan setelah polisi melakukan penyelidikan dengan mengamati video penolakan jenazah yang viral di mesia sosial. Keempat orang tersebut memiliki peran yang berbeda.

Read More

“Ada tersangka yang bertugas memasang pagar, teriak-teriak dan menghalau serta mendorong petugas medis yang mau memakamkan jenazah di daerah tersebut,” kata Hendra di Mapolresta Bandung, Selasa 12 Mei 2020.

Menurut dia, kendati sudah ditetapkan sebagai tersangka, polisi  tidak melakukan penahanan terhadap para tersangka. Selain bersikap kooperatif saat pemeriksaan, wabah Covid-19 menjadi kenadalanya.

Kendati demikian, Hendra memastikan pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini. “Karena situasi pandemi Covid-19 juga kami sulit untuk mengirimkan tersangka, ini jadi kendala,” katanya.

Menurut Hendra, dari hasil pemeriksaan, keempat tersangka tersebut menolak adanya jenazah Covid-19 karena merasa khawatir. Mereka beranggapan jika jenazah Covid-19 yang dikuburkan akan bisa menulari virus ke masyarakat.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 212 dan 214 KUHP pidana junto Pasal 14 UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

Hendra mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan penolakan pemakaman jenazah pasien Covid-19, karena tindakan tersebut terancam pidana.

“Jangan ada penolakan terhadap jenazah pasien Covid-19. Dan jangan takut. Karena pemulasaran jenazah Covid-19 dipastikan sudah sesuai prosedur,” kata dia.(put/ras)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *