Masya Allah! Masjid di Birmingham Inggris Tampung Jenazah Muslim Pasien COVID-19

Kamar mayat khusus jenazah COVID-19 didirikan di Masjid Jamia Tengah, Ghamkol Sharif, Birmingham, Inggris. (Foto: Asianet.newsable)

NOTIF.ID, INGGRIS – Relawan yang terlatih terlihat hilir-mudik membawa jenazah pasien Coronavirus Diseases 2019 (COVID-19) untuk penguburan sesuai dengan kepercayaan Islam di Masjid Jamia Tengah, Ghamkol Sharif, di Birmingham, Inggris.

Kamar mayat sementara tersebut didirikan khusus untuk menampung jenazah pasien COVID-19. Sebanyak Lima unit kamar berpendingin disiapkan dalam waktu kurang dari dua minggu. Disebutkan, kamar mayat tersebut mampu menampung hingga 70 mayat.

Dikutip dari Metro.co.uk, hal itu merupakan salah satu tindakan pemerintah Inggris untuk mengatasi peningkatan jumlah kematian akibat virus Corona di kota Birmingham yang menjadi kota terparah kedua setelah London.

Tenaga medis, seperti tim dokter pun saat ini melatih lebih banyak sukarelawan untuk bergabung dengan tim pencegahan COVID-19.

Tugas mereka telah dibagi untuk meminimalkan risiko penularan penyakit, dan upacara pemakaman dilakukan di kuburan khusus. Pemakaman dilakukan jauh dari kawasan masjid untuk menjaga jarak antara masyarakat dari terpaparnya wabah virus mematikan ini.

Aturan pemakaman jenazah pun diperketat, disebutkan hanya satu atau dua kerabat yang diizinkan masuk ke dalam pemakaman bersama almarhum.

Tak hanya itu, hanya setengah lusin pelayat yang diperbolehkan masuk ke areal pemakaman untuk mendoakan jenazah pasien COVID-19.

Direktur pemakaman, Saddique Hussain (58) yang memimpin relawan mengatakan, proses penguburan dilakukan sesuai dengan protokol keamanan pemerintah.

“Kami akan menerima telepon untuk menjemput almarhum dari rumah sakit, rumah atau ketika rumah sakit NEC sedang beroperasi,” ucapnya, kepada Birmingham Live.

“Kami akan membawa mereka pemakaman, kemudian kami akan melalui proses mempersiapkan (penguburan) mereka. Mereka akan dicuci, diselimuti (dikafani) dan ditempatkan di peti mati yang siap untuk dibawa ke pemakaman sesegera mungkin,” ungkapnya.

“Ini akan menjadi (momen) sangat emosional dan menegangkan. Orang-orang sekarat yang tidak diharapkan oleh siapa pun,” kata Hussain. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here