Bupati Sumedang Imbau Warganya untuk Tak Lakukan Kegiatan Ibadah di Masjid Selama Bulan Ramadan

  • Whatsapp
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir.(ist)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, SUMEDANG – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir mengimbau warganya untuk melaksanakan salat tarawih dan tilawah atau tadarus Al Quran dilakukan di rumah masing-masing, serta tidak melakukan itikaf di Masjid ataupun Musala pada 10 malam terakhir bulan Ramadan.

Kebijakan tersebut dilakukan dalam rangka optimalisasi pencegahan penyebaran virus Corona (COVID-19) di Kabupaten Sumedang, khususnya pada bulan suci Ramadan dan Idulfitri 1441 Hijriah.

Read More

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang telah menerbitkan Surat Edaran Bupati tentang Pelaksanaan Ibadah Ramadhan dan Idulfitri 1441 Hijriah di Tengah Pandemi Nasional COVID-19, yang diterbitkan pada tanggal 20 April, Nomor 451.13/2370/Kesra.

“Ibadah Ramadan sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) surat edaran dari menteri agama kemudian imbauan dari ormas-ormas islam yang telah mengeluarkan panduan pada selama Ramadan yaitu dilaksanakan di rumah masing-masing, tarawih, tadarus dan itikaf dilaksanakan di rumah,” ucapnya, kepada Notif via sambungan selular, Kamis 23 April 2020.

Dikatakan Dony, ibadah pada bulan Ramadan ini harus dijadikan momentum emas untuk mempercepat penanganan wabah COVID-19, khususnya di Kabupaten Sumedang.

“Walaupun kita rindu semuanya, ingin ibadah memastiakan Ramadhan ini dengan tarawih bersama pasti rindu semuanya, ingin tadarus di Masjid, ingin itikaf di Masjid, tetapi inilah musibah yang saat ini sedang kita hadapi bersama, tetapi tetap harus patuh terhadap pemerintah,” ucapnya.

Selain itu, Dony pun menyebutkan, untuk kegiatan ibadah salat 5 waktu pun disarankan agar melakukannya di rumah, sebagaimana anjuran dari pemerintah pusat dan MUI.

“Untuk salat 5 waktu, kita sarankan untuk di rumah saja, cuman dilingkungan terbatas itu kembali lagi pada aturan MUI saja. Kita sudah imbau, kita sudah rapat dengan MUI Kecamatan, MUI Kabupaten untuk tidak melaksanakan tarawih dan juga diimbau tarawih di rumah dilaksanakannya,” tutur Dony.

Ia pun seraya mengimbau kepada seluruh umat muslim di Kabupaten Sumedang diwajibkan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan dengan baik berdasarkan ketentuan fikih ibadah. (kia/ell)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *