Dua Anggota KKB di Papua Ditembak Mati oleh Polisi

  • Whatsapp
Ilustrasi Penembakan. (foto: Thinkstock/hurricanehank)
Ilustrasi Penembakan. (foto: Thinkstock/hurricanehank)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, PAPUA – Dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ditembak mati oleh Kepolisian Daerah (Polda) Papua. Hal tersebut terpaksa dilakukan oleh Polda Papua dikarenakan KKB tersebut telah menembak pekerja PT Freeport Indonesia pada 30 Maret 2020 lalu.

Berdasarkan pengembangan penyelidikan kepolisan terhadap enam orang yang diduga menyuplai bahan pokok ke KKB, pada Selasa lalu, 7 April 2020. Aparat gabungan dengan sigap menyergap tempat persembunyian KKB.

Read More

Sekitar pukul 05.40 WIT, pada Kamis, 9 April 2020, baku tembak pun tak terhindarkan antara Polisi dan KKB.

Sebelumnya, Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, pelaku penyerangan terhadap karyawan PT Freeport di Kuala Kencana diduga merupakan anggota KKB pimpinan Joni Botak yang diketahui beroperasi di sekitar Kali Kopi.

Hal itu pula disampaikan pula oleh Kabid Humas Polda Papua, Ahmad Mustofa Kamal, melalui keterangan resmi, pada Sabtu, 10 April 2020.

“Bertempat di jalan Trans Nabire, Kampung Jayanti, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika telah dilakukan penindakan tegas terhadap KKB yang melakukan penembakan di kantor OB 1 kompleks PT.FI di Kuala Kencana pada tanggal 30 Maret 2020 lalu,” katanya.

Menurut Ahmad, dalam baku tembak tersebut mengakibatkan dua orang anggota KKB meninggal dunia. Sementara itu, 1 orang lain berinisial IS diamankan polisi.

“Dua korban meninggal dunia dari KKB tersebut belum diketahui identitasnya karena masih dalam proses identifikasi,” ungkapnya.

Polisi telah menyita sejumlah barang bukti selama penangkapan, di antaranya satu air soft gun merk Glock, satu senjata rakitan, 162 butir peluru, 10 buah selongsong, 20 ponsel, dua buah handy talky.

Selain itu, kepolisian juga menyita tiga bendera corak bintang kejora, tiga kampak, tiga busur panah, 90 anak panah, 11 parang, tujuh senapan angin, dan 11 bagian senapan angin.

Ahmad memastikan, bahwa saat ini situasi di Papua sudah kembali kondusif. Kendati demikian, polisi masih memburu para anggota kelompok yang melarikan diri ke hutan tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). (*)

Sumber: CNNIndonesia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *