Tim Gabungan Peneliti IPB-UI Temukan Kandidat Antivirus Corona

  • Whatsapp
Ilustrasi Antivirus Corona (Foto: Fresh Daily)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, BOGOR – Sejumlah penelitian mengenai antivirus Corona tengah di uji coba dan diteliti khasiatnya untuk memberantas penyebaran Coronavirus Diseases 2019 (COVID-19) oleh sejumlah pakar dan peneliti kesehatan di Indonesia.

Hal tersebut dilakukan pula oleh Universitas Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Indonesia (UI) yang telah menemukan beberapa bahan alami yang dapat mencegah dan menjadi kandidat antivirus Corona 2019.

Read More

Dilansir dari Tempo.co, diungkap oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Ari Fahrial Syam, dalam keterangan tertulis yang dibagikan, pada Kamis, 3 April 2020.

“Beberapa komoditi jika dikonsumsi diduga kuat mampu mengatasi COVID-19, seperti bambu biji yang dalamnya berwarna merah muda, kulit jeruk, dan daun kelor,” kata Ari.

Dirinya menjelaskan, hasil penelitian para peneliti Tim IPB-UI itu menyebutkan di dalam buah dan tanaman jambu biji, jeruk, dan kelor terkandung senyawa antara lain, hesperidin, rhamnetin, kaempferol, kuersetin, dan myricetin.

Menurutnya, penelitian itu telah melalui beberapa tahapan dan hasil screening terhadap aktivitas ratusan protein dan ribuan senyawa herbal, terkait dengan mekanisme kerja virus.

“Dari situ diperoleh beberapa golongan senyawa tersebut, yang berpotensi menghambat dan mencegah virus SARS-CoV-2 atau virus corona penyebab COVID-19,” katanya.

Ari pun mengatakan, bahwa gabungan peneliti multidisiplin antara IPB-UI telah melakukan analisis “big data” dan “machine learning” dari basis data HerbalDB yang dikembangkan oleh Laboratorium Komputasi Biomedik dan Rancangan Obat Fakultas Farmasi UI.

Menurutnya, pemetaan farmakofor dilakukan terhadap 1.377 senyawa herbal. Metodenya, struktur dan ligan, kemudian dikonfirmasi hasilnya menggunakan metode pemodelan molekuler untuk dievaluasi aktivitas antivirusnya.

Tim berharap hasil penemuan ini bermanfaat bagi masyarakat untuk mencegah dan meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan virus corona.

“Hal ini juga sesuai dengan arahan dari Kementerian Kesehatan RI, WHO dan CDC,” kata Ari.

Ia pun menerangkan, bahwa UI dan IPB terus mengimbau masyarakat untuk tetap memprioritaskan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat melalui rajin cuci tangan dengan sabun, menerapkan etika batuk dan bersin, penggunaan masker bagi yang sakit flu.

“Jika mengalami gejala COVID-19 maka dapat mengisolasi diri di rumah atau datang ke rumah sakit yang telah ditunjuk Kementerian Kesehatan RI,” ungkapnya. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *