Kapolres Sumedang: Warga yang Masih Nekat Berkerumun Akan Mendapat Sanksi Tegas

Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana tengah memantau kegiatan patoli membubarkan warga yang masih berkrumun di wilayah Jatinangor, Sabtu 28 MAret 2020, malam.(kiki andriana/notif.id)

NOTIF.ID, SUMEDANG – Sebanyak 115 personel gabungan yang terdiri dari anggota TNI, Polri, dan Satpol PP Sumedang, diterjunkan untuk melakukan patroli skala besar, di wilayah Jatinangor – Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu 28 Maret 2020, malam.

Pelaksanaan patroli tersebut bertujuan untuk membubarkan masyarakat yang masih nongkrong atau berkumpul di tengah imbauan social distancing maupun physical distancing imbas dari pandemi virus Corona (Covid-19). Hal ini juga sebagai penerapan dari maklumat Kapolri, Jenderal Polisi Idham Azis.

Kapolres Sumedang, AKBP Dwi Indra Laksmana mengatakan, sasaran paroli yaitu ke tempat-tempat masyarakat dimana biasa suka berkumpul.

“Kami mengimbau agar masyarakat untuk kembali ke rumahnya masing-masing, karena wabah Covid-19 ini masih sangat masif penyebarannya di masyarakat,” ucap Dwi Indra di Jatinangor.

Baca Juga:   Polisi dan Inspektorat Diminta Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Cipacing

Lebih lanjut, kapolres meminta kesadaran dari masyarakat di wilayah Jatinangor dan Cimanggung untuk tidak berkumpul, dan tidak keluar rumah apabila tidak begitu mendesak.

Ia pun akan menindak tegas apabila ada masyarakat yang masih nekat berkerumun dan melawan petugas pada saat diminta kembali pulang ke rumahnya masing-masing.

“Akan kita tindak tegas, karena sudah ada ancaman pidananya sesuai Pasal 212 ayat 1, 214, 216 dan Pasal 218, akan dijerat sanksi pidana maksimal 16 bulan penjara,” tuturnya.

Sementara bagi masyarakat yang tengah berdagang, pemberlakuan sanksi tidak akan diterapkan. Pasalnya, sanksi hanya akan diberlakukan terhadap masyarakat yang masih nekat berkerumun atau nongkrong tidak jelas. membubarkan masayarakat yang berkerumun.

Baca Juga:   Menunggak Pajak Ratusan Juta, Apartemen Skyland Jatinangor Dipasangi Spanduk Hingga Terancam Izinnya Dicabut

“Kami mohon kesadaraannya. Intinya untuk kita semua karena memang virus Corona ini sangat membahayakan dan penyebarananya sangat cepat, oleh karena itu kita imbau untuk melakukan social distancing, dan di rumah saja. Patroli ini akan kami lakukan secara rutin,” ujarnya.(kia/ras)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here