Buruh Tak Perlu Khawatir! Menaker Sudah Atur Kebijakan Bagi Pelaku Usaha dan Pekerja Hadapi Covid-19

Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono.(istimewa)

NOTIF.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan memberikan kebijakan perlindungan pekerja atau buruh dan kelangsungan usaha dalam rangka pencegahan Covid-19 yang diatur melalui Surat Edaran Nomor M/3/HK.04/III Tahun 2020.

Surat Edaran yang ditandatangani oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pada tanggal 17 Maret 2020 itu dibuat untuk mendorong agar setiap pimpinan usaha dapat segera membuat aturan yang mengutamakan tujuan guna memperkecil penyebaran Covid-19 dan tetap menjalankan usaha.

“Kami tetap mencegah penularan penyebaran virus (Covid-19) tapi usaha tetap jalan,” ujar Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono dalam keterangannya di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Kamis 26 Maret 2020 via siaran langsung via YouTube.

Dalam Surat Edaran tersebut, pemerintah juga mengatur kebijakan hak perlindungan dan pengupahan bagi buruh yang harus dijaga oleh para pelaku usaha.

Baca Juga:   Meskipun COVID-19 Masih Menghantui, Dubai Beri Kelonggaran Warganya Beraktivitas di Bulan Ramadan

Lebih lanjut, sebagaimana diketahui bahwa guna mendukung upaya pencegahan penyebaran Covid-19, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk pembatasan kegiatan usaha yang mana hal tersebut secara tidak langsung juga menyebabkan sebagian pekerja/seluruh pekerja tidak masuk kerja.

Dengan mempertimbangkan kelangsungan usaha dan kesejahteraan para pekerja, kata dia, maka perubahan besaran dan cara pembayaran upah pekerja dilakukan sesuai dengan kesepakatan antara pelaku usaha dan pekerja.

“Dalam hal ini pemerintah memberikan kelonggaran kepada pelaku usaha untuk menjaga masalah besaran upah sesuai kesepakatan antara pelaku dan pekerja,” kata Susiwijono.

Kemudian di luar surat edaran, Susiwijono juga mengatakan bahwa Pemerintah juga tengah menyiapkan berbagai kebijakan insentif dan stimulus ekonomi bagi pelaku usaha dan para pekerja.(ras/ras)

Baca Juga:   Cegah Penyebaran COVID-19, Disdik Kota Bandung Imbau ASN Bekerja di Rumah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here