Presiden Jokowi Perlonggar Driver Ojol Bayar Cicilan Kendaraan Akibat Penghasilannya Menurun

presiden Joko Widodo. Foto: Instagram/jokowi
presiden Joko Widodo. Foto: Instagram/jokowi

NOTIF.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menjawab langsung keluh kesah pengemudi atau driver ojek online (ojol) dan sopir taksi online akibat pemerintah memberlakukan physical distancing dan work from home (WFH).

Akibat kebijakan pemerintah terkiat penanganan wabah Covid-19 itu, para driver ojol maupun taksi online yang mengaku hasil keringatnya kian menurun. Merke khawatir tidak bisa memenuhi kebutuhannya.

Menjawab keluhan itu, Jokowi menyampaikan agar driver ojol tidak perlu khawatir. Sebab, pemerintah sudah memberikan relaksasi bahwa mereka tidak perlu membayar angsuran kredit kendaraan selama 1 tahun.

“Keluhan yang saya dengar juga dari tukang ojek, sopir taksi yang sedang memiliki kredit motor atau mobil, atau nelayan yang sedang memiliki kredit, saya kira sampaikan ke mereka, tidak perlu khawatir karena pembayaran bunga atau angsuran diberikan kelonggaran selama 1 tahun,” ujarnya saat memberikan arahan kepada para gubernur melalui video conference, Selasa 24 Maret 2020, dikutip dari detikcom.
Relaksasi pembayaran angsuran kendaraan tersebut sudah difinalisasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain memberikan relaksasi itu, OJK juga melonggarkan kredit UMKM.

“OJK akan memberikan kelonggaran relaksasi kredit UMKM untuk nilai kredit di bawah Rp 10 miliar baik kredit perbankan maupun industri keuangan non bank, penundaan cicilan sampai satu tahun, dan penurunan bunga,” katanya.(*/ell)

Baca Juga:   Langkanya Masker di Kota-Kota Besar, Polres Sumedang Langsung Lakukan Sidak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here