Berikut Cara Buat Cairan Disinfektan Mandiri di Rumah Cegah Virus Corona

Ilustrasi Cairan Disinfektan. (Foto: (mohamed Hassan via Pixabay)

NOTIF.ID, JAKARTA – Cairan disinfektan di tengah pandemi global Coronavirus Diseases (COVID-19) menjadi suatu hal yang penting. Ketua Umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) , Arif Sumantri mengatakan, setelah social distancing, masyarakat diharapkan rajin membersihkan barang-barang dengan cairan tersebut, pada Sabtu, 21 Maret 2020.

Masyarakat diharapkan dapat menyemprotkan cairan disinfektan secara mandiri di lingkungannya masing-masing seperti membersihkan perabot atau benda di rumah yang sering disentuh. Sebuah protokol kebersihan yang mesti dilakukan, yakni menyemprotkan cairan disinfektan mulai dari pintu pagar, gagang pintu, keran air, meja makan, saklar, remote dan lain sebagainya.

Penyemprotan cairan disinfektan sendiri adalah suatu proses dekontaminasi, yakni proses menghilangkan semua mikroorganisme, mencegah infeksi yang berada di benda mati.

“Yang paling penting sanitasi harus bersih terlebih dulu, akan menjadi tidak efektif kalau sanitasi tidak mendukung. Termasuk cuci tangan pakai sabun dengan air bersih dan mengalir,” kata Arif, melalui YouTube resmi BNPB.

Baca Juga: Peneliti Sebut Formulasi Curcumin Dapat Menangkal Virus Corona? Ini Alasannya

Walaupun stok carian disinfektan saat ini terbatas di pasaran, namun masyarakat dapat membuat cairan disinfektan di rumah secara mandiri. Berikut, disinfektan alternatif yang disampaikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui laman Instagram resminya, pada Sabtu 22 Maret 2020.

Bahan: 

  1. 1/2 cangkir cuka putih (suling)
  2. 1/2 gelas air
  3. 12-24 tetes minyak essential (kemangi, kayu manis, cengkeh, kayu putih, jeruk nipis)

Cara Membuat:

1. Pilih satu atau kombinasi minyak essential masukan ke botol sprayer
2. Tambahkan cuka dan air
3. Kocok botol
4. Beri label pada botol
5. Simpan di tempat aman

Cara Menggunakan:

1. Semprot media yang akan didisinfeksi
2. Dibersihkan dan dibilas dengan lap mikrofiber

Cara Kerja Asam Cuka

Rendahnya PH dan kadar asam asetat cuka bisa menghambat pertumbuhan virus. Cuka merupakan antiseptik ringan sementara minyak essential menambahkan kualitas anti bakteri, virus, dan kuman. (*)

Baca Juga:   UPDATE Covid-19 Jabar 27 April 2020: 912 Positif, 77 Meninggal, 93 Sembuh

1 COMMENT

  1. Beberapa waktu lalu, publik sempat ramai dengan kontroversi cairan yang digunakan dalam bilik disinfektan. Sebab beberapa kandungan dalam larutan disinfektan justru menyimpan risiko kesehatan. Menanggapi hal tersebut, Dr. Muji Harsini Dra., M.Si selaku Dosen Fakultas Sains dan Teknologi UNAIR menginisiasi cairan antiseptik penyemprot pada bilik sanitasi yang aman dan ramah lingkungan. Dr. Muji mengungkapkan, pembuatan cairan antiseptik ramah lingkungan pada bilik disinfektan merupakan upaya untuk mencegah COVID-19. Larutan antiseptik ion garam (yang dielektrolisis) dapat membunuh dan mensterilkan hidung dan tenggorokan pengguna selama inhalasi tanpa menyebabkan kesulitan bernapas, tanpa iritasi pada kulit. Untuk artikel selengkapnya silahkan kunjungi link berikut
    http://news.unair.ac.id/2020/04/27/pakar-unair-inisiasi-pembuatan-anolyte-disinfektan-yang-aman-dan-ramah-lingkungan/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here