Pemerintah Indonesia Memperpanjang Masa Darurat COVID-19 Hingga 29 Mei 2020

  • Whatsapp
Kepala BNPB, Doni Monardo saat menjelaskan terkait percepatan penanganan COVID-19 di hadapan puluhan awak media pada konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Sabtu 14 Maret 2020.(ist)
Perkiraan waktu baca: < 1 menit

NOTIF.ID, JAKARTA – Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana Indonesia (BNPB) memperpanjang status masa darurat bencana wabah akibat virus corona.

Dalam keputusan tersebut tertulis bahwa pemberlakuan perpanjangan status darurat ini akibat penyebaran COVID-19 yang semakin meluas dan menyebabkan jatuhnya korban jiwa, kerugian harta benda, dampak psikologis pada masyarakat, serta mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat.

Kementerian kesehatan bahkan mencatat hingga saat ini ada 134 orang yang sudah terinfeksi Covid-19. Lima di antaranya meninggal akibat komplikasi penyakit. Selain itu, delapan orang dinyatakan sudah negatif.

Surat keputusan tersebut diteken pada 29 Februari 2020 dan berlaku 91 hari sejak keputusan tersebut diteken oleh Doni Monardo.

Berikut isi surat keputusan tersebut:

1. Menetapkan Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia.

2. Perpanjangan Status Keadaan Tertentu sebagaimana dimaksud dalam diktum KESATU berlaku selama 91 (sembilan puluh satu) hari, terhitung sejak tanggal 29 Februari 2020 sampai dengan tanggal 29 Mei 2020.

3. Segala biaya yang dikeluarkan sebagai akibat ditetapkannya Surat Keputusan ini dibebankan pada Dana Siap Pakai yang ada di Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

4. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan dengan ketentuan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *