Vittorio Gregotti, Arsitek Stadion Olimpiade Barcelona Meninggal Terjangkit COVID-19

Vittorio Gregotti meninggal dunia akibat terjangkit COVID-19, pencerahan arsitektur yang mencintai kota Vittorio Gregotti di Teatro degli Arcimboldi di Milan, di Bicocca, diresmikan pada 19 Januari 2002 (Foto: Mantero / Frame / Archive Corser)

NOTIF.ID, ITALIA – Salah satu arsitek perancang stadion untuk Olimpiade Barcelona 1992, yakni Arsitek Italia, Vittorio Gregotti dilaporkan meninggal dunia di usia 92 tahun akibat terjangkit virus Corona, pada Minggu, 15 Maret 2020.

Berita kematian Gregotti dilaporkan AFP dan juga media setempat, pada Senin, 16 Maret 2020 yang menyebutkan, bahwa Gregotti sempat dirawat di Milan sebelum akhirnya mengembuskan nafas.

Diketahui, Gregotti sempat merancang Stadion Merassi di Genova untuk Piala Dunia 1990 di Italia. Selain itu, Namanya tersorot kerena gedung teater rancangannya, yakni Grand Theatre de Provence di Prancis dan Gedung Teater Opera Arcimboldi di Milan.

Dikutip dari CNNIndonesia, Gedung Arcimboldi berstruktur futuristik dibangun untuk pertunjukan teater tetap berlanjut pada tahun 2002 hingga 2004, sementara Gedung Teater La Scala direnovasi.

Baca Juga:   Waspada Penyebaran Virus Corona, Dinkes Kota Bandung: Tak Perlu Panik

Gregotti juga pernah merancang bangunan distrik perumahan di Shanghai dan pusat budaya Belem di Portugal.

Sebagai penghormatan, sesama arsitek Italia, Stefano Boeri mengungkapkan rasa bela sungkawa di akun Facebook miliknya. Ia menyebut, bahwa Gregotti sebagai seorang “ahli arsitektur internasional” yang “menciptakan kisah budaya”.

Sementara itu, istri Gregotti, Mariana Mazza juga tengah menjalani perawatan di rumah sakit yang sama. Namun, media setempat Corriere della Sera tidak menyebutkan secara detail alasan dirawatnya istri Gregotti.

Total virus Corona sudah membunuh 1.809 orang di Italia hingga hari ini. Angka tersebut menjadikan Italia sebagai negara tertinggi kedua kasus kematian akibat virus Corona selain China.

Jumlah infeksi di Italia sendiri telah mencapai 24.747. Wilayah Lombardy utara di sekitar Milan tetap menjadi pusat pandemi Eropa, dan dilaporkan terdapat 1.218 kematian atau 67 persen dari total kasus di Italia.

Baca Juga:   UPDATE Covid-19 Jabar 2 April 2020: Tidak Ada Kenaikan Angka Kematian

Italia merilis data terbaru korban tewas akibat virus Corona, yakni 368 orang, rekor dalam satu hari kasus kematian dari infeksi virus Corona. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here