Baru Diresmikan, Alun-Alun Cicalengka Sudah Rusak, Warga: Revitalisasi Dilakukan Secara Asal-Asalan

Area alun-alun Cicalengka, kabupaten Bandung, Jawa Barat. (Foto: Notif.id)

NOTIF.ID, KABUPATEN BANDUNG – Baru saja diresmikan oleh Bupati Bandung Dadang M Naser, Jumat 13 Maret 2020, keberadaan Alun-alun Cicalengka sudah banyak dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, Alun-alun Cicalengka tersebut sudah kembali rusak pascadirevitalisasi dengan pembiayaan bantuan Gubernur Jawa Barat.

Nurdin Sanjaya (45) salah seorang warga Kecamatan Cicalengka, merasa kecewa dengan hasil revitalisasi tersebut. Menurutnya, pengerjaan revitalisasi tersebut dinilai dikerjakan secara asal-asalan.

Pasca dibuka untuk umum, kata Nurdin, kerusakan dibeberapa bagian. Diantaranya, tembok yang baru saja dibangun terkelupas, bangunan terminal dibiarkan tanpa cat, serta jalan aspal yang kasar.

“Setelah menunggu lama, ternyata hasilnya mengecewakan. Banyak tembok yang terkelupas, sebagai warga Cicalengka tentu saya kecewa. Kanyaah (tanda sayang) dari Pak Gubernur untuk warga Cicalengka kok hasilnya seperti ini. Belum apa-apa sudah rusak,” kata Nurdin, Senin 16 Maret 2020.

Baca Juga:   Aksi Heroik Bripka Asep Somantri Bekuk Pelaku Curanmor dengan Borgol di Banjaran
Warga protes, Revitalisasi Alun-alun Cicalengka dikerjakan asal-asalan. (Foto: Notif.id)

Menurut Nurdin, pada Senin, tiba-tiba alun-alun ditutup tanpa alasan yang jelas sejak pukul 08.00 WIB. Warga, kata dia, tidak diperbolehkan masuk dan melakukam aktivitas di tempat tersebut seperti saat baru diresmikan.

Hal senada dikatakan oleh salah seorang warga Soreang, Rahmat (55), yang pada Jumat kemarin ikut menyaksikan peresmian Alun-alun Soreang. Kata dia, dengan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk kedua alun-alun tersebut, hasil yang diterima masyarakat sebagai pembayar pajak dirasa tak sebanding.

“Saya lihat seperti pakai cat tembok kiloan yang enggak tahan sama panas dan hujan. Kemudian disekitar lapangan Alun alun juga saya lihat tempat sampahnya minim sekali. Kemudian dibagian atas tiang atapnya kok ada yang retak dan terkelupas temboknya,” katanya.

Baca Juga:   Guru Besar Perguruan Silat Sinar Banten Restui Deny Zaelani Maju di Pilbup Bandung

Rahmat melanjutkan, sebagai masyarakat pembayar pajak, awalnya ia berharap banyak dengan program Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang memberikan bantuan gubernur (Bagub) untuk pembangunan atau revitalisasi taman dan alun alun disetiap daerah. Namun hasilnya, tak sebanding dengan kehebohan yang dibuatnya.

“Sayang sekali hasilnya enggak seheboh gembar gembornya. Saya harap pak Gubernur bisa melihat hasil perbaikan yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah itu. Yah, jangan sampai niat baik pak Gubernur untuk meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat itu malah tidak tercapai,” katanya. (put/ell)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here