Ini Tanggapan Bupati Sumedang Mengenai Larangan Jemaah Umrah Masuk ke Arab Saudi

  • Whatsapp
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir saat memberikan keterangan , di Kantor IPP Sumedang, Jawa Barat, Kamis 5 Maret 2020. (kiki andriana/notif.id)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID SUMEDANG – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengimbau para calon jamaah umrah asal Kabupaten Sumedang tidak resah akibat kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang melarang masuk jemaah umrah dari seluruh negara.

“Pelarangan sementara itu diambil sebagai antisipasi masuknya virus corona covid-19 ke Arab Saudi, masyarakat harus sabar, dan harus menerima dengan ikhlas takdir ini, karena kebijakan pemerintah Arab Saudi ini untuk kepentingan yang lebih besar lagi,” ucap Dony Ahmad Munir kepada sejumlah wartawan, di Kantor IPP Sumedang, Jawa Barat, Kamis 5 Maret 2020.

Read More

Dikatakan Dony, pihaknya memastikan para jemaah bisa berangkat ke Tanah Suci mengingat pelarangan umrah ini hanya bersifat sementara.

“Uang para jemaah di Biro perjalanan umrah tidak akan hilang, nanti akan penjadwalan ulang (reschedule) untuk keberangkatan para jemaah umrah ke tanah suci pada kesempatan yang benar-benar aman dan virus coronanya sudah benar-benar tidak ada,” kata dia.

Untuk antisipasi penyebaran virus corona, dikatakan Dony Ahmad Munir, Pemkab Sumedang telah melakukan pemantauan terhadap jamaah umrah asal Sumedang yang pulang dari Arab Saudi. “Kami akan pantau selama 14 hari, hal ini dilakukan supaya betul-betul dijamin kesehatannya,” tutur politisi PPP ini.

Dony mengatakan, pihaknya belum bisa menjelaskan secara detail mengenai jumlah jemaah umrah asal Sumedang yang gagal berangkat ke Arab Saudi. Jumlahnya kata dia, masih didata dengan Kemenag.

Karena, kata Dony, jemaah umrah asal Sumedang pun tidak semuanya menggunakan biro perjalan umrah yang ada di Sumedang tetapi ada juga yang menggunakan biro perjalanan umrah yang ada di Jakarta maupun di Bandung.

“Akan kami data dulu jumlahnya, dan nanti akan disampaikan bersama Kemenag, ya,” katanya.(kia/ras)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *