Iwa Karniwa Dituntut Enam Tahun Penjara Atas Kasus Suap Meikarta

Sidang pembacaan tuntutan kepada mantan Sekda Jabar Iwa Karniwa atas kasus suap Meikarta di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin 24 Februari 2020.(notif.id)

NOTIF.ID, BANDUNG –  Iwa Karniwa, mantan Sekda Jawa Barat dituntut hukuman 6 tahun penjara atas perbuatannya yang dianggap menerima suap mengenai kasus mega proyek Meikarta.

Penuntut Umum KPK menilai Iwa telah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 21 huruf a UU No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU No 20/2001 tentang perubahan atas UU No 31/1999 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

“Memohon kepada majelis hakim untuk menjatuhkan hukuman pidana penjara selama enam tahun serta dengan Rp400 juta rupiah subisder tiga bulan,” ucap Kiki Ahmad Yani selaku PU KPK dalam tuntutannya pada sidang di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin 24 Februari 2020.

Hal yang memberatkan, menurut penuntut umum, terdakwa tidak turut serta dalam program pemberantasan korupsi yang dicanangkan pemerintah. Selain itu, terdakwa tidak menyesali dan mengakui perbuatannya. Yang meringankan, terdakwa bersikap sopan dalam persidangan, belum pernah dihukum, dan memiliki tanggungan keluarga.

“Menjatuhkan pidana tambahan kepada terdakwa untuk membayar uang pengganti sebanyak 400 juta rupiah, yang bila tidak bisa dibayar, diganti dengan satu tahun kurungan,” kata PU KPK.

Atas tuntutan ini, baik Iwa maupun penasehat hukumnya, akan mengajukan pledoi atau nota pembelaan yang bakal disampaikan pada persidangan selanjutnya, Rabu 4 Maret mendatang.

Dalam tuntutannya, Iwa dianggap telah menerima hadiah atau pemberian dari PT PT Mahkota Sentosa Utama, pengembang proyek Meikarta. Suap sebesar Rp 900 juta itu diberikan agar Iwa membantu mempercepat keluarnya persetujuan dari Gubernur Jabar atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang, yang telah disetujui DPRD Kabupaten Bekasi.

Pemberian juga dimaksudkan agar Iwa ikut mendorong percepatan RDTR Wilayah Pengembangan (WP) I dan IV serta II dan III dalam proyek pembangunan Meikarta.

Uang yang diterima sebagian besar digunakan untuk membuat banner sosialisasi. Pasalnya, pada saat bersamaan, waktu itu Iwa maju sebagai bakal calon gubernur Jabar 2018.(fan/ras)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here