Dua Tahun Beroperasi, 500 Kios di Pasar Sandang Sumedang Masih Kosong

  • Whatsapp
Sobar Bahtiar (35), seorang warga Sumedang mengunjungi Pasar Sandang Sumedang, Senin 24 Februari 2020.(kiki andriana/notif.id)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, SUMEDANG – Dua tahun lebih beroperasi, sebanyak 500 unit kios di Pasar Sandang Sumedang yang berlokasi di Jalan Tampomas, Kecamatan Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, masih kosong.

Pantauan Notif di lokasi, ratusan kios baru yang dibangun dua tahun lalu itu masih terlihat tertutup di sejumlah blok. Terlebih kios yang ada di lantai satu.

Read More

“Dari total 1.000 unit kios di Pasar Sandang, tercatat sebanyak kurang lebih 500 unit kios yang masih kosong, diantaranya merupakan kios yang berlokasi di lantai satu dan lantai dua.

“Di Lantai satu ada 400 unit kios yang kosong, dan beberapa unit kios lagi di lantai dasar dan di lantai dua,” kata Deny Yuda, Marketing Pasar Sandang Sumedang ditemui Notif di ruang kerjanya, Senin 24 Februari 2020, sore.

Dikatakan Deny, kios yang berada di lantai dasar sekitar 90 persen yang sudah terisi pedagang. Sementara di lantai satu hanya 30 persen yang terisi dan di lantai dua baru 70 persen yang sudah terisi pedagang.

“Total ada 8 unit kios yang berada di lantai dua yang belum terisi pedagang,” kata dia.

Kendati demikian, lanjut Deny, upaya promosi dari manajemen terus gencar dilakukan. Salah satunya dengan melakukan promo DP penjualan kios sebesar 30 persen untuk yang mengangsur (cicil). Selain itu, lanjut dia, mediasi dengan Pemkab Sumedang pun sudah dilakukan.

Menurut Deny, kios di Pasar Sandang Sumedang yang berstatus Hak Guna Pakai selama 25 tahun itu dijual dengan harga murah. Untuk kios berukuran kecil hanya dijual Rp107 juta. Sementara kios ukuran besar dijual Rp350 juta.

“Untuk di wilayah Sumedang, harganya masih terbilang murah sekali,” ujarnya.(kia/ras)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *