Diduga Suspect Corona, Warga Kabupaten Bandung Ini Dinyatakan Negatif Virus Corona

Petugas medis tengah menggunakan pakaian pelindung saat mengontrol ruangan khusus untuk wabah Virus Corona di Ruangan Isolasi Infeksi Khusus Kemuning Rumah Sakit Dokter Hasan Sadikin (RSHS), di Bandung, Jawa Barat. (Foto: Kumparan)

NOTIF.ID, SOREANG – Pasien perempuan yang merupakan seorang warga Kabupaten Bandung yang dirawat di ruang isolasi RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Ia terindikasi sebagai suspect Corona virus, pada Minggu 23 Februari 2020 telah dipantau perkembangannya oleh Dinkes Kabupaten Bandung.

Kasi Surveillance dan Imunisasi P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Edy Kusno mengatakan, pasien tersebut mengalami gejala pneumonia saat pulang ke Indonesia usai liburan bersama 3 orang keluarganya ke Thailand dan Singapura, pada Jumat 20 Februari 2020.

“Awalnya pasien tersebut pulang dari Thailand dan Singapura, lalu pulang ke Indonesia pada Jumat 20 Februari 2020. Pasien ini lolos dari Thermal Scanner atau pengukur suhu badan. Namun setiba di rumah, pasien mengalami gejala virus tersebut,” ungkap Edy saat di temui Notif, pada Senin, 24 Februari 2020.

Edy menjelaskan, sepulangnya pasien dari liburan di Thailand pada akhir pertengahan bulan, pasien mengaku mengalami gejala sakit, lalu berobat ke mantri desa di Paseh, Ibun, Kabupaten Bandung.

Namun tak kunjung sembuh, akhirnya pasien melakukan pengecekan ke Laboratorium RSUD Majalaya. Berdasarkan pemeriksaan dan hasil lab, pasien ternyata mengalami gejala pneumonia dan langsung dirujuk ke RS Hasan Sadikin.

“Karena kita harus ada kewaspadaan dini, kemudian pasien di rujuk ke RSHS karena peralatannya lengkap. Kemudian di perlakukan suspect terduga terjangkit virus Corona, sehingga pasien mendapatkan perawatan khusus di RSHS,” ucapnya.

Baca Juga: Terindikasi Suspect Corona, Seorang Warga Kabupaten Bandung Masuk Ruang Isolasi RSHS Bandung

Tak ingin kecolongan, Edy berserta timnya terus memantau dan melakukan investigasi kepada 3 orang keluarga yang ikut berlibur bersama pasien. Karena saat ini, kedua negara tersebut tengah siaga menanggapi kasus virus Corona di negaranya.

“Terlepas pasien terkena atau tidak, tetapi apabila ada gejala kesana, maka kami harus melakukan deteksi dini dan harus segera menangani, pasalnya penyebaran virus corona sangat cepat,” jelasnya.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, ketiga orang tersebut dinyatakan sehat dan negatif terjangkit virus Corona. Pasien perempuan yang sempat dirawat di ruang isolasi RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung juga dinyatakan Negatif terjangkit virus Corona COVID-19.

“Tadi pagi sudah keluar pemeriksaan lab. Hasilnya negatif. Batuk pilek biasa, penyebabnya bukan Corona. Yang bersangkutan hanya berkunjung ke negara suspect corona, kalau berkunjung ke Wuhan sih harus diawasi,” kata edy.

Sore ini, kata eddy, pasien sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya dari RSHS. Walaupun begitu, edy mengatakan akan terus memantau keadaan pasien selama dua pekan untuk upaya antisipasi. (put/ell)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here