Terindikasi Suspect Corona, Seorang Warga Kabupaten Bandung Masuk Ruang Isolasi RSHS Bandung

  • Whatsapp
Petugas medis tengah menggunakan pakaian pelindung saat mengontrol ruangan khusus untuk wabah Virus Corona di Ruangan Isolasi Infeksi Khusus Kemuning Rumah Sakit Dokter Hasan Sadikin (RSHS), di Bandung, Jawa Barat. (Foto: Kumparan)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, KABUPATEN BANDUNG – Terindikasi suspect Corona virus COVID-19, warga kabupaten Bandung di bawa ke RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung yang baru pulang dari Thailand dan transit di Singapura untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut di ruang isolasi.

Dilansir dari Detiknews, sebelumnya serangkaian pemeriksaan telah dilakukan oleh Rumah Sakit Majalaya. Pemeriksaan lab terhadap pasien tersebut ditangani langsung oleh oleh dokter spesialis. Berdasarkan pemeriksaan, pasien ternyata mengalami gejala pneumonia.

Read More

Menurut Kasi Surveillance dan Imunisasi P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Edy Kusno mengatakan, pasien tersebut masih diindikasikan sebagai suspect Corona Virus.

“Pasien ini suspect tapi belum positif dan kemudian di rujuk, (ke RSHS),” katanya, saat ditemui sejumlah wartawan, pada Minggu 23 Februari 2020.

Menurutnya, pasien tersebut baru pulang dari Thailand dan transit di Singapura pertengahan bulan ini.

“Sekembalinya ke Indonesia, pasien mengeluhkan gejala sakit. Kemudian melakukan pemeriksaan ke mantri desa di Paseh, Ibun, Kabupaten Bandung. Namun gejala sakit yang dialaminya tidak membaik dan yang bersangkutan memeriksakan kesehatannya ke Rumah Sakit Majalaya,” ucap Edy.

Dikatakannya juga, bahwa pasien itu diketahui pergi ke luar negeri bersama tiga orang keluarganya.

Petugas Dinkes Kabupaten Bandung telah melakukan observasi dan wawancara terhadap tiga orang tersebut. Hal itu dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya gejala yang sama seperti pasien yang tengah dirawat di RS Hasan Sadikin.

“Setelah dilakukan wawancara dan diperiksa yang tiga ini tidak menimbulkan gejala. Kita pantau selama 14 hari masa inkubasi, ketika dia di 14 hari tidak ada gejala berarti clear,” ucapnya.

Sebelumnya, telah dilaporkan seorang pasien perempuan di RSHS Bandung diduga suspect virus corona COVID-19.

Kasubbag Humas RSHS Bandung, Renny Meisuburryani mengatakan, saat ini pasien perempuan itu masih dalam pengawasan tim RS Hasan Sadikin Bandung.

“Pasien masih dirawat dan dalam pengawasan,” ucapnya saat dikonfirmasi, pada Minggu, 23 Februari 2020.

Renny mengatakan, pasien tersebut dirujuk ke RSHS Bandung, pada Jumat, 21 Februari 2020 lalu. Pasien saat ini tengah dirawat di ruang isolasi.

“Iya masuk ke RIIKK (Ruang Isolasi Infeksi Khusus Kemuning) tanggal 21 Februari,” kata Renny. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *