DPRD Sumedang Minta Polisi Segera Memproses Kasus Percobaan Pemerkosaan Terhadap Mahasiswi Unpad

Mahasiswi Unpad yang menjadi korban percobaan pemerkosaan oleh sopir angkot di Sumedang jalani perawatan medis.(ist)

NOTIF.ID, SUMEDANG – Peristiwa percobaan pemerkosaan yang dilakukan oleh JSH (22), seorang sopir angkot di Sumedang warga Dusun Nagrak, Desa Cikareo Utara, Kecamatan Wado terhadap MS (22), seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Gigi Unpad membuat Ketua Komisi III DPRD Sumedang, Rachmat Djuliadi angkat bicara.

Politisi PKS tersebut mengaku prihatin dengan peristiwa yang menimpa mahasiswi Unpad tersebut. Ia bahkan berjanji akan mengawal kasus tersebut yang saat ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian.

“Insha Allah akan saya kawal kasusnya,” kata Rahmat Djuliadi kepada Notif, Minggu 23 Februari 2020.

Baca juga: Apes! Niat Perkosa Mahasiswi Unpad, Sopir Angkot Ini Malah Alami Kecelakaan

Rachmat yang juga alumni FKG Unpad tersebut menuturkan, setelah mendapatkan informasi peristiwa tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Sumedang dan juga dengan RSUD Sumedang.

Baca Juga:   Gara-gara Menyalip, Tiga Pria di Sumedang Dianiaya Belasan Orang

Rachmat bahkan sudah berkomunikasi dengan Direktur Kemahasiswaan FKG Unpad untuk membantu advokasi kasus tersebut. Ia sendiri sangat marah dan menyesalkan peristiwa tersebut terjadi.

“Saya sebagai alumni FKG Unpad, dan saya sebagai orang Sumedang merasa sangat terhina dan marah atas kelakuan bejat sopir tersebut,” ucapnya seraya mengatakan agar pihak kepolisian segera memproses kasus hukum upaya pemerkosaan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa percobaan pemerkosaan tersebut terjadi di Jalan Proyek Cipining, Desa Pajagan, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang, sekitar pukul 23.58 WIB, Jumat 21 Februari 2020.

Korban yang akan pulang ke Cirebon, menumpang elf yang dikemudikan pelaku. Namun, saat itu korban ketiduran sampai daerah Pawenang. Mengetahui hal itu, korban meminta tersangka untuk mengantar ke Alamsari, Sumedang.

Baca Juga:   Goresan Sepanjang 3 Kilometer di Aspal Jalan Pamulihan - Tanjungsari Bahayakan Pemotor

Tersangka kemudian mengganti kendaraannya dengan menggunakan angkot jurusan Wado-Sumedang. Akan tetapi, korban justru dibawa tersangka ke lokasi kejadian. Di tempat itu tersangka kemudian mencoba melakukan aksi bejatnya.

Namun, karena melihat adanya sumber cahaya yang diduga sebuah kendaraan, tersangka kemudian urung memperkosa korban dan menancap gas angkotnya. Karena panik dan terburu-buru, angkot yang dikemudikannya kecelakaan masuk jurang.

Korban pun melarikan diri ke arah perumahan warga untuk meminta tolong. Tersangka sendiri ditangkap oleh polisi dan warga yang saat itu masih berada di lokasi kecelakaan.(kia/ras)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here