Tak Lagi Jadi Polemik, Formula E-Prix Resmi Dimeriahkan di Jakarta Juni Mendatang

ABB FIA Formula E telah memulai debutnya di Romawi, yang merupakan bagian dari perhelatan Formula E Eropa di ibukota Italia, pada 14 April 2018 lalu. (Foto: DHL)

NOTIF.ID, JAKARTA – Layout Sirkuit Formula E Jakarta atau Jakarta E-Prix telah resmi diumumkan dalam acara Media Gathering Formula E Jakarta, pada Kamis, 13 Februari 2020 lalu. Ajang kebut-kebutan ini akan dimulai di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Barat.

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan Formula E menjabarkan, para pembalap Formula E akan memulai balapan di depan Balai Kota DKI Jakarta di Jalan Medan Merdeka Barat dan akan melalui salah satu lintasan lurus terpanjang di kalender balap Formula E sebelum memasuki area Monas melalui gerbang silang barat daya.

Selanjutnya, layout sirkuit yang diumumkan oleh Jakpro dan Formula E akan sama percis dengan data simulasi. Para pembalap dapat memacu Formula E dengan kecepatan maksimal 220 Km/jam di jalanan dengan panjang 2,58 km dan 12 tikungan; 4 ke kiri dan 8 ke arah kanan tersebut.

Ketua IMI Pusat, Sadikin Aksa mengatakan, Sirkuit tersebut akan memiliki 6 titik evakuasi jika terjadi kecelakaan, dan mendapatkan sertifikasi dari FIA.

Dilaporkan, sebanyak 24 pembalap dari 12 tim akan memacu gas generasi kedua Formula E, Gen2 yang memiliki baterai lebih besar. Serta, tenaga dan kecepatannya mampu mengungguli dari pendahulunya.

Dengan desain aerodinamik yang dimiliki Gen2, dikatakan bahwa tenaga baterai Formula E akan lebih agresif dengan total daya 250kw yang dapat melaju dengan kecepatan tinggi hingga 280km per jam.

Sekarang, tak ada lagi tarik ulur dan polemik perizinan untuk memeriahkan formula E seri ke 10 pada 6 Juni 2020 di Jakarta mendatang. Kini, Formula E dapat menarik perhatian dunia dengan konsep jualan balapan yang ramah lingkungan. (*)

Sumber: Gridoto.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here