100 Paket Nasi Gratis Disiapkan Setiap Hari Bagi Warga Tak Mampu di Bandung

Ketua Jabar Bergerak, Ataliya Praratya Ridwan Kamil saat membagikan paket nasi gratis kepada penerima manfaat.

NOTIF.ID, BANDUNG – Bagi warga tidak mampu yang tengah berada di Kawasan Jalan Wastukancana, Bandung bisa memanfaatkan sedekah nasi gratis yang disediakan Kantin Mesra Rengganis (Kamarang) yang berlokasi di dalam Rumah Singgah Rengganis (RSR). Setiap harinya disiapkan 100 paket nasi gratis yang mulai diberikan setiap pukul 12.00 (jam makan siang).

Penyediaan paket nasi gratis ini merupakan bagian program dari Rumah Singgah Rengganis, asrama yang diperuntukkan keluarga dan pasien yang sedang menjalani pengobatan di rumah sakit di Bandung seperti Rumah Sakit Hasan Sadikin.

Ketua Rumah Singgah Rengganis, Ingeu Suprayogi, mengatakan, sejak pertama dibuka pada 21 Agustus kemarin, keluarga dan pasien yang tengah berobat terus berdatangan ke RSR.

Baca Juga:   Komplotan Perampok dengan Modus Pecah Ban di Bandung Dibekuk Polisi

“Tidak berhenti orang datang ke sini, tamu-tamu berdatangan,” kata Ingeu saat meresmikan Kamarang, di Bandung, Minggu 6 Oktober 2019.

Menurutnya, tamu yang singgah didominasi keluarga dan pasien yang tengah berobat di Rumah Sakit Hasan Sadikin.

“Rata-rata antara 5-12 orang per minggu. Hingga sekarang sudah 73 penerima manfaat,” katanya.

Menurut dia, RSR ini terbangun berkat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan unsur swasta selaku pemberi donasi.

“Kami ada dari sponsor, majlis taklim. Untuk memberi kekuatan,” katanya seraya menyebut RSR merupakan salah satu program dari Jabar Bergerak yang dibentuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang salah satunya untuk mengatasi persoalan sosial.

Di tempat yang sama, Ketua Jabar Bergerak, Ataliya Praratya Ridwan Kamil, mengatakan, pemberian paket nasi gratis di RSR berjalan berkat kerjasama dengan sejumlah sponsor dan donator.

Baca Juga:   Kurnia Mulyadi Mencoba Kabur dari Lapas Banceuy saat Jam Salat Ashar Berjamaah

“Tahap awal 100 paket nasi gratis ini merupakan sumbangan dari Zoya,” katanya.

Tidak hanya keluarga dan pasien yang tengah berobat, menurutnya fasilitas ini bisa dirasakan oleh siapapun terutama warga tidak mampu. Dia berharap ke depannya pemberian paket nasi gratis ini bisa diperbanyak seiring bertambahnya jumlah donator.

“Kami tak bisa jalan sendiri apabila tak berkolaborasi,” katanya. Salah satu donatur, Feni Mustafa, mengatakan, pemberian ini merupakan cita-cita mulianya sejak lama.

Pada tahap awal, dia menyediakan 100 paket nasi gratis dan akan terus ditambah pada waktu berikutnya. Dia pun berharap akan semakin banyak masyarakat mampu yang turut menyumbangkan sebagian hartanya.

“Semoga akan semakin banyak yang tergerak hatinya untuk mendonasikan hartanya,” katanya.(*)

Baca Juga:   Kabar Buruk, Program Jampersal Bagi Warga Kurang Mampu di Kabupaten Bandung Dihentikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here