Jelang Musim Mudik, Sopir Bus di Terminal Ciakar Sumedang Diperiksa Urinenya

  • Whatsapp
Memasuki lebaran, Polres Sumedang bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang dan BNN Kabuoaten Sumedang melakukan tes urine secara mendadak kepada sopir bus di Terminal Ciakar, Sumedang, Jawa Barat. Sabtu 18 Mei 2019. Foto: Istimewa
Memasuki lebaran, Polres Sumedang bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang, Dinkes Sumedang dan BNN Kabuoaten Sumedang melakukan tes urine secara mendadak kepada sopir bus di Terminal Ciakar, Sumedang, Jawa Barat. Sabtu 18 Mei 2019. Foto: Istimewa
Perkiraan waktu baca: < 1 menit

NOTIF.ID, SUMEDANG – Petugas gabungan dari Polres Sumedang, Dishub Sumedang, Dinkes Sumedang dan BNN Kabupaten Sumedang melakukan tes urine kepada sejumlah sopir bus antar kota dalam provinsi (AKDP), di Terminal Ciakar Sumedang, Sabtu 18 Mei 2019

Tes urine tersebut merupakan langkah untuk mengantisipasi kecelakaan saat mudik dan arus balik lebaran.

Read More

Kasat Narkoba Polres Sumedang, AKP Idan Wahyudin mengatakan, ada 30 sopir bus dan elf yang diperiksa.  Hasil tes urine, semua sopir yang telah menjalani tes dinyatakan negatif mengonsumsi narkoba.

“Selain tes urine, kami juga melakukan pemeriksaan kesehatan. Seperti cek tensi darah kepada para sopir bus,” ucap Idan.

Baca Juga: Kapolres Sumedang Pastikan Jalur Timur Sumedang Aman Dilalui Pemudik

Menurut dia, ada dua orang sopir yang mengalami hypertensi. Tekanan darahnya bahkan mencapai 180. Kedua orang sopir itu langsung mendapatkan penanganan.

“Kami akan melakukan tes urine dan tes kesehatan ini secara rutin untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan. Tentunya bertujuan menjaga keselamatan penumpang saat perjalanan mudik dan arus balik lebaran, ” ucapnya.

Selain tes urine dan kesehatan, petugas gabungan juga melakukan pengecekan kondisi kendaaran. Petugas tidak menemukan bus atau elf yang kondisinya tidak laik jalan.

Idan mengimbau kepada para sopir berhati-hati dan mengutamakan keselamatan penumpang ssat mengemudikan bus ataupun elfnya. “sopir harus dalam berkondisi sehat, saat berkendara tidak dalam keadaan pengaruh alkohol ataupun pengaruh narkoba jenis lainnga, dan kendaraan yang digunakan pun harus dalam kondisi layak pakai.” katanya.(kia/ras)

Laporan Kiki Andriana dari Sumedang, Jawa Barat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *